Angka Kasus Covid-19 Meningkat, Prof Wiku Adisasmito : Waspada Menjadi Kunci Penting
Jum'at, 18 Juni 2021 - 09:46 WIB
loading...
Prof.Wiku Adisasmito. (Foto: Dok.BNPB)
A
A
A
JAKARTA - Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia minggu ini sangat tidak diharapkan. Angka kenaikan kasus nasional meningkat sebesar 38,3 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Kenaikan tersebut masih bersumber dari kegiatan-kegiatan periode libur Idulfitri lalu, seperti silaturahmi hingga arus mudik dan balik lebaran.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memaparkan, kenaikan minggu ini signifikan dibandingkan minggu sebelumnya. Dengan kenaikan tertinggi berada di DKI Jakarta mencapai 7.132 (5.804 vs 12.936), diikuti Jawa Tengah naik 4.426 (6.026 vs 10.452), Jawa Barat naik 2.050 (7.129 vs 9.179), DI Yogyakarta naik 973 (1.595 vs 2.568) dan Jawa Timur naik 939 (1.794 vs 2.733).
Disamping angka kasus, kenaikan juga terjadi pada angka kematian minggu ini. Kenaikannya mencapai 4,9%. Jawa Timur tertinggi naik 43 (175 vs 218), Sumatera Utara naik 25 (33 vs 57), Aceh naik 24 (39 vs 63), DI Yogyakarta 13 (43 vs 56), dan Sumatera Utara naik 13 (22 vs 34).
"Kenaikan angka kematian nasional tidak dapat ditolerir. Angka ini meskipun kecil, namun tidak dapat ditolerir. Karena seharusnya angka kematian dapat terus ditekan setiap minggunya," ucapnya secara tegas dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (17/6/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Selain itu, yang cukup tidak diharapkan lagi ialah menurunnya angka kesembuhan minggu ini. Penurunannya sebesar 6,9 persen yang seharusnya ketika angka kasus meningkat, angka kesembuhan harus terus naik.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memaparkan, kenaikan minggu ini signifikan dibandingkan minggu sebelumnya. Dengan kenaikan tertinggi berada di DKI Jakarta mencapai 7.132 (5.804 vs 12.936), diikuti Jawa Tengah naik 4.426 (6.026 vs 10.452), Jawa Barat naik 2.050 (7.129 vs 9.179), DI Yogyakarta naik 973 (1.595 vs 2.568) dan Jawa Timur naik 939 (1.794 vs 2.733).
Disamping angka kasus, kenaikan juga terjadi pada angka kematian minggu ini. Kenaikannya mencapai 4,9%. Jawa Timur tertinggi naik 43 (175 vs 218), Sumatera Utara naik 25 (33 vs 57), Aceh naik 24 (39 vs 63), DI Yogyakarta 13 (43 vs 56), dan Sumatera Utara naik 13 (22 vs 34).
"Kenaikan angka kematian nasional tidak dapat ditolerir. Angka ini meskipun kecil, namun tidak dapat ditolerir. Karena seharusnya angka kematian dapat terus ditekan setiap minggunya," ucapnya secara tegas dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (17/6/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Selain itu, yang cukup tidak diharapkan lagi ialah menurunnya angka kesembuhan minggu ini. Penurunannya sebesar 6,9 persen yang seharusnya ketika angka kasus meningkat, angka kesembuhan harus terus naik.
Lihat Juga :