Megawati King Maker Pilpres 2024, Pilih Puan atau Ganjar?
Jum'at, 18 Juni 2021 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
LSI Denny JA menilai dengan posisi elektabilitas saat ini, jika Puan dicapreskan maka ada potensi capres PDIP dikalahkan. PDIP berpotensi tidak lagi mengontrol pemerintah pada periode 2024-2029. "Hal ini bisa berubah, jika H-1 tahun (awal 2023), elektabilitas Puan sebagai capres diatas 25%.
Lalu bagaimana jika Megawati memilih Ganjar Pranowo? Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa sebagai capres, Ganjar lebih potensial. "Popularitas Ganjar (59 persen) saat ini masih di bawah Puan Maharani (61 persen). Namun elektabilitas Ganjar justru jauh di atas Puan," kata Adjie.
Elektabilitas Ganjar saat ini sebesar 15,5%, sementara elektabilitas Puan sebesar 2%. Elektabilitas Ganjar, hanya kalah di bawah Prabowo Subianto, dan bersaing dengan Anies Baswedan.
"Namun jika Ganjar terpilih sebagai presiden 2024, maka Ganjar berpotensi menjadi ketua umum PDIP berikutnya. Usia Megawati saat ini sudah mencapai 74 tahun. Artinya 10 tahun lagi, usia Megawati sudah 84 tahun. Meski Megawati masih diinginkan kader partainya, namun usia tidak bisa lagi dilawan Megawati," kata Adjie.Baca juga: Dokter Tirta Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 yang Berulang seperti Lingkaran Setan
Lalu bagaimana jika Megawati memilih Ganjar Pranowo? Survei LSI Denny JA menunjukan bahwa sebagai capres, Ganjar lebih potensial. "Popularitas Ganjar (59 persen) saat ini masih di bawah Puan Maharani (61 persen). Namun elektabilitas Ganjar justru jauh di atas Puan," kata Adjie.
Elektabilitas Ganjar saat ini sebesar 15,5%, sementara elektabilitas Puan sebesar 2%. Elektabilitas Ganjar, hanya kalah di bawah Prabowo Subianto, dan bersaing dengan Anies Baswedan.
"Namun jika Ganjar terpilih sebagai presiden 2024, maka Ganjar berpotensi menjadi ketua umum PDIP berikutnya. Usia Megawati saat ini sudah mencapai 74 tahun. Artinya 10 tahun lagi, usia Megawati sudah 84 tahun. Meski Megawati masih diinginkan kader partainya, namun usia tidak bisa lagi dilawan Megawati," kata Adjie.Baca juga: Dokter Tirta Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 yang Berulang seperti Lingkaran Setan
(dam)
Lihat Juga :