BNN Sebut 14 Ton Narkoba Beredar Setiap Tahun, Kemenpora Perkuat Peran KIPAN

Selasa, 15 Juni 2021 - 15:25 WIB
loading...
BNN Sebut 14 Ton Narkoba...
Deputi Pencegahan BNN Sufyan Syarif mengatakan, narkotika jenis sabu yang beredar di Indonesia rata-rata mencapai 14 ton per tahun. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus penyelundupan narkoba di Indonesia semakin marak. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,1 ton oleh jaringan internasional Timur Tengah (Timteng) Senin (14/6/2021).

Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga membongkar kasus yang sama dengan barang bukti seberat 2,5 ton pada April 2021 lalu. Begitu juga dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 2 ton. Baca juga: 5 Ton Sabu Terungkap Dalam 3 Bulan, Kapolri: Pengguna Narkotika di Indonesia Tinggi

Deputi Pencegahan BNN Sufyan Syarif mengatakan, narkotika jenis sabu yang beredar di Indonesia rata-rata mencapai 14 ton per tahun. Tahun ini, aparat penegak hukum telah mengungkap sekitar 5 ton lebih narkotika jenis sabu, baik yang dilakukan oleh BNN maupun kepolisian. Baca juga: Puji Kinerja Polisi, DPR Ajak Waspadai Modus Canggih Penyelundup Narkoba

“Kami, BNN tiap tahun melakukan penelitian, rata-rata 14 ton sabu beredar di tengah-tengah masyarakat. Jika harga sabu per gram berkisar antara 1,5 hingga 2 juta, berapa jumlah kerugian sosial ekonomi kita akibat sabu, ini baru sabu,” ungkapnya di sela-sela kegiatan Pelatihan dan Pembentukan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Sufyan mengatakan Indonesia merupakan pasar terbesar peredaran narkotika di Asia Tenggara. Berbagai jaringan internasional menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar strategis peredaran narkotika dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa. “Indonesia ini pangsa pasar sangat besar, karena itu jadi incaran sindikat internasional. Sindikat dari Iran, Tiongkok, Myanmar, Hong Kong,” ungkapnya.

Menurut Sufyan, untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang semakin marak, perlu dilakukan penguatan di masyarakat dan teritorial Indonesia yang terdiri dari kepulauan. “Penguatan masyarakat harus terus digencarkan, pulau-pulau harus dijaga ketat. Karena aparat penegak hukum terbatas, di sinilah kita membutuhkan peran serta aktif pemuda KIPAN untuk menjadi agen,” harapnya.

Sementara itu, Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal Abdullah menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menjaga generasi muda dari bahaya narkoba. Salah satunya, melalui Pelatihan dan Pembentukan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba sejak 9 hingga 19 Juni mendatang yang dilaksanakan secara virtual. “Sejak 2016 - 2021 kami bentuk Kader Inti Pemuda Anti Narkoba, sampai saat ini sudah 74.000 lebih kader yang terbentuk. Tahun ini, kami melatih dan membentuk 3.400 kader yang merupakan perwakilan 34 provinsi,” tegasnya.

Faisal mengingatkan kepada seluruh KIPAN yang telah dibentuk untuk menjadi garda terdepan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. “KIPAN dibentuk bukan seperti polisi yang menangkap pengedar, tapi ditujukan untuk menjadi agen pencegahan, agar masyarakat kita semakin waspada dan pemahaman bahaya narkoba meningkat, sehingga diharapkan dapat menekan peredaran dan menjaga generasi bangsa dari tertular menggunakan narkoba," bebernya.

Menyikapi peran strategis tersebut, Ketua MPN KIPAN Asep Sabali menyatakan siap menggerakkan seluruh potensi sumber daya kader dalam mewujudkan Indonesia bersih narkoba. “Saat ini telah terbentuk Kader Inti Pemuda Anti Narkoba di 34 provinsi dengan jumlah kader mencapai 75.000 lebih. Kita akan bersinergi dengan pemerintah untuk penanggulangan bahaya narkoba dalam rangka mendukung pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN," ungkapnya.

Asep juga mengingatkan kepada seluruh kader yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengampanyekan perang terhadap narkoba. “Sebagai kader inti, kita tidak hanya cukup mengatakan ‘Say No To Drugs, tetapi harus berani dan komitmen menyatakan dan mengampanyekan ‘War on Drugs’ di tengah-tengah masyarakat”, tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Rekomendasi
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
14 Tahun Berkuasa, Partai...
14 Tahun Berkuasa, Partai Konservatif Menderita Kekalahan Terburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved