Satgas Covid-19 Minta Daerah Harus Antisipasi agar Pandemi Tetap Terkendali
Senin, 14 Juni 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
"Namun kita tidak bisa hanya melihat keadaan di tingkat provinsi saja. Perlu melihat lebih jauh di tingkat kabupaten dan kota. Perlu diwaspadai kenaikan di beberapa kabupaten/kota terjadi secara signifikan. Kenaikannya dapat berkontribusi signifikan masing-masing provinsi," tuturnya.
Secara rincian, masing-masing provinsi dalam lima besar tahun ini memiliki kabupaten/kota yang menyumbangkan kasus tertinggi. Mulai dari Jawa Tengah ada di Kudus naik 7.594 persen, Jepara naik 685 persen, Sragen naik 338 persen, Kota Semarang naik 193 persen dan Semarang naik 94 persen. Provinsi Kepulauan Riau kontribusi berasal dari Kota Batam naik 257 persen, Karimun naik 116 persen, Natuna naik 100 persen, Bintan naik 81 persen dan Tanjung Pinang naik 13 persen.
Provinsi Sumatera Barat kontribusi berasal dari Pasaman Barat naik 157 persen, Agam naik 151 persen, Solok naik 128 persen, Dharmasraya naik 125 persen dan Kota Padang naik 75 persen. Provinsi DKI Jakarta kontribusi dari Jakarta Selatan naik 92 persen, Jakarta Timur naik 67 persen, Jakarta Pusat naik 57 persen, Jakarta Utara naik 43 persen dan Jakarta Barat naik 42 persen. Provinsi Jawa Barat kontribusi dari Ciamis naik 700 persen, Bandung baik 261 persen, Cianjur naik 188 persen, Karawang naik 152 persen dan Cirebon naik 115 persen.
Pemerintah daerah perlu menyadari bahwa 25 kabupaten/kota tersebut merupakan penyumbang tertinggi dari kenaikan kasus Covid-19 selama tiga minggu terakhir secara nasional. Dan data kasus tingkat kabupaten/kota ini ini menunjukkan kondisi secara detail dan antisipasi harus dilakukan sebelum keadaan menjadi terlambat.
Tagging: BNPB, Covid-19, Antisipasi Pandemi Covid-19, Wiku Adisasmito
Secara rincian, masing-masing provinsi dalam lima besar tahun ini memiliki kabupaten/kota yang menyumbangkan kasus tertinggi. Mulai dari Jawa Tengah ada di Kudus naik 7.594 persen, Jepara naik 685 persen, Sragen naik 338 persen, Kota Semarang naik 193 persen dan Semarang naik 94 persen. Provinsi Kepulauan Riau kontribusi berasal dari Kota Batam naik 257 persen, Karimun naik 116 persen, Natuna naik 100 persen, Bintan naik 81 persen dan Tanjung Pinang naik 13 persen.
Provinsi Sumatera Barat kontribusi berasal dari Pasaman Barat naik 157 persen, Agam naik 151 persen, Solok naik 128 persen, Dharmasraya naik 125 persen dan Kota Padang naik 75 persen. Provinsi DKI Jakarta kontribusi dari Jakarta Selatan naik 92 persen, Jakarta Timur naik 67 persen, Jakarta Pusat naik 57 persen, Jakarta Utara naik 43 persen dan Jakarta Barat naik 42 persen. Provinsi Jawa Barat kontribusi dari Ciamis naik 700 persen, Bandung baik 261 persen, Cianjur naik 188 persen, Karawang naik 152 persen dan Cirebon naik 115 persen.
Pemerintah daerah perlu menyadari bahwa 25 kabupaten/kota tersebut merupakan penyumbang tertinggi dari kenaikan kasus Covid-19 selama tiga minggu terakhir secara nasional. Dan data kasus tingkat kabupaten/kota ini ini menunjukkan kondisi secara detail dan antisipasi harus dilakukan sebelum keadaan menjadi terlambat.
Tagging: BNPB, Covid-19, Antisipasi Pandemi Covid-19, Wiku Adisasmito
(atk)
Lihat Juga :