Popularitas Airlangga Naik, Golkar: Kami Baru Pemanasan
Minggu, 13 Juni 2021 - 21:42 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin dari sisa-sisa Pilpres tahun 2019 yang menyisakan polarisasi yang sangat tidak enak itu. Jadi yang tadi stagnan itu, menunjukkan resistensi akibat polarisasi dan politik identitas yang dulu dimainkan," katanya.
Selain itu, kata Nurul, partainya juga optimistis tetap akan mampu mengusung Airlangga sebagai Capres, pasalnya calon-calon atau kandidat lain yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi banyak yang berpotensi tidak bisa maju karena tidak berpartai. Sementara, menurutnya, untuk maju sebagai Capres harus diusung oleh partai politik.
Baca juga: Jika Popularitas Sama dengan Prabowo, Ganjar Tak Ada Lawan
"Kami terus terang masih optimis karena pada akhirnya calon-calon kandidat yang tidak memiliki partai akan menunggu dipinang. Kuncinya adalah bahwa setiap calon layaknya harus mempunyai partai politik karena partai politik ini adalah dukungan yang riil, signifikan, dan sistematis secara struktur mulai dari pusat hingga ke daerah. Namun kalau hanya bermodal popularitas dan kesukaan, saya tidak tahu di mana relevansinya orang akan memilih kalau tidak dicalonkan oleh partai politik," katanya.
Selain itu, kata Nurul, partainya juga optimistis tetap akan mampu mengusung Airlangga sebagai Capres, pasalnya calon-calon atau kandidat lain yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi banyak yang berpotensi tidak bisa maju karena tidak berpartai. Sementara, menurutnya, untuk maju sebagai Capres harus diusung oleh partai politik.
Baca juga: Jika Popularitas Sama dengan Prabowo, Ganjar Tak Ada Lawan
"Kami terus terang masih optimis karena pada akhirnya calon-calon kandidat yang tidak memiliki partai akan menunggu dipinang. Kuncinya adalah bahwa setiap calon layaknya harus mempunyai partai politik karena partai politik ini adalah dukungan yang riil, signifikan, dan sistematis secara struktur mulai dari pusat hingga ke daerah. Namun kalau hanya bermodal popularitas dan kesukaan, saya tidak tahu di mana relevansinya orang akan memilih kalau tidak dicalonkan oleh partai politik," katanya.
(abd)
Lihat Juga :