Mengenal Antasena, Tank Boat Canggih untuk TNI AD
Minggu, 13 Juni 2021 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Kali pertama, pada akhir April, Antasena mencoba berenang meluncur di perairan Banyuwangi. Peristiwa itu pun menarik perhatian majalah elektronik terbitan Amerika Serikat bernama Popular Mechanics. Pada edisi 10 Mei 2021, majalah khusus persenjataan dan kendaraan militer yang itu mengulas Antasena. Popular Mechanics menyebut Antasena sebagai kendaraan militer hibrid yang unik. “Ia mengambang seperti perahu dan menembak seperti tank,” tulis majalah tersebut.
![Mengenal Antasena, Tank Boat Canggih untuk TNI AD]()
Masih oleh media itu, tak ada produk sejenis di tempat lain. “Kendaraan itu cocok untuk beroperasi di perairan keruh,” tulisnya lagi. Nama Antasena pertama kali disematkan oleh Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden saat itu pada 2015 usai menyaksikan MoU antara Kemhan dan PT Pindad. Nama itu diambil dari tokoh dunia pewayangan yang jago dan ahli dalam pertempuran laut.
Jika ditilik sejarahnya, Antasena adalah anak bungsu dari Bima, salah satu ksatria Pandawa. Antasena dirasa tepat jika dioperasikan di negara kepulauan seperti Indonesia. "Antasena punya postur yang pas untuk menghadapi para perompak, teroris yang suka menyandera awak kapal, dan penjahat lainnya yang beroperasi di perairan. Lebih jauh, tank ini bisa mengejar bila mereka mencoba kabur ke daratan. Tank laut ini bisa membawa 50-60 personel militer bersenjata lengkap," tulis Indonesia.go.id.
Diketahui panjang badan Antasena mencapai 18,7 meter dengan 7,5 meter. Badannya bertumpu pada struktur kapal berlunas ganda (doeble hull). Desain doble hull itu membuat Antasena bisa meluncur cepat, karena hambatan air dilewatkan di kolong boat di antara dua lunas.
Atas bantuan dua mesin baling-baling, dua kali 1.700 tenaga kuda (HP), plus dua mesin waterjet 2 x 550 HP, Antasena dapat melesat hingga 74 km per jam dengan kecepatan jelajah mencapai mencapai 56 km per jam. Saat momentum satu kali isi solar, tank boat inidapat bergerak sejauh 1.100 km.

Masih oleh media itu, tak ada produk sejenis di tempat lain. “Kendaraan itu cocok untuk beroperasi di perairan keruh,” tulisnya lagi. Nama Antasena pertama kali disematkan oleh Jusuf Kalla (JK), Wakil Presiden saat itu pada 2015 usai menyaksikan MoU antara Kemhan dan PT Pindad. Nama itu diambil dari tokoh dunia pewayangan yang jago dan ahli dalam pertempuran laut.
Jika ditilik sejarahnya, Antasena adalah anak bungsu dari Bima, salah satu ksatria Pandawa. Antasena dirasa tepat jika dioperasikan di negara kepulauan seperti Indonesia. "Antasena punya postur yang pas untuk menghadapi para perompak, teroris yang suka menyandera awak kapal, dan penjahat lainnya yang beroperasi di perairan. Lebih jauh, tank ini bisa mengejar bila mereka mencoba kabur ke daratan. Tank laut ini bisa membawa 50-60 personel militer bersenjata lengkap," tulis Indonesia.go.id.
Diketahui panjang badan Antasena mencapai 18,7 meter dengan 7,5 meter. Badannya bertumpu pada struktur kapal berlunas ganda (doeble hull). Desain doble hull itu membuat Antasena bisa meluncur cepat, karena hambatan air dilewatkan di kolong boat di antara dua lunas.
Atas bantuan dua mesin baling-baling, dua kali 1.700 tenaga kuda (HP), plus dua mesin waterjet 2 x 550 HP, Antasena dapat melesat hingga 74 km per jam dengan kecepatan jelajah mencapai mencapai 56 km per jam. Saat momentum satu kali isi solar, tank boat inidapat bergerak sejauh 1.100 km.
Lihat Juga :