Ditelepon Wakil Menteri Haji, Menag Yaqut Apresiasi dan Hormati Keputusan Arab Saudi
Minggu, 13 Juni 2021 - 01:57 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan sudah mendapatkan pemberitahuan resmi dari Kerajaan Arab Saudi perihal pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyatakan sudah mendapatkan pemberitahuan resmi dari Kerajaan Arab Saudi perihal pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Pemberitahuan itu disampaikan langsung Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat.
"Tadi sore saya mendapatkan telepon dari Wakil Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi yang menyampaikan bahwa Arab Saudi tidak membuka jamaah haji dari luar Arab Saudi. Mereka hanya membuka jamaah haji untuk dalam negeri dan ekspatriat," ujar Yaqut, dalam pernyataannya melalui video yang diterima SINDOnews. Sabtu (12/6/2021) malam.
Keputusan Arab Saudi ini sama persis dengan kebijakan ttahun lalu. Hal yang membedakan dengan tahun ini hanya dari segi kuota. Dimana tahun lalu hanya 10 ribu jamaah, sementara tahun ini sekitar 60 ribu calon jamaah yang diperbolehkan melaksanakan ibadah haji.
Baca juga: Arab Saudi Putuskan Haji Hanya untuk 60.000 Jamaah Dalam Negeri
"Wakil Menteri Haji Karajaan Arab Saudi juga menyampaikan kepada saya bahwa alasan kebijakan Kerajaan Arab Saudi sama dengan tahun lalu. Beliau menyampaikan semata-mata karena pertimbangan kesehatan, keamanan, dan keselamatan calon jamaah haji," kata Menag.
Abdulfattah bin Sulaiman Mashat menyampaikan kepada Menag, bahwa pandemi Covid-19 di negara saat juga belum terkendali. Bahkan banyak muncul varian baru yang lebih menghawatirkan.
"Tadi sore saya mendapatkan telepon dari Wakil Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi yang menyampaikan bahwa Arab Saudi tidak membuka jamaah haji dari luar Arab Saudi. Mereka hanya membuka jamaah haji untuk dalam negeri dan ekspatriat," ujar Yaqut, dalam pernyataannya melalui video yang diterima SINDOnews. Sabtu (12/6/2021) malam.
Keputusan Arab Saudi ini sama persis dengan kebijakan ttahun lalu. Hal yang membedakan dengan tahun ini hanya dari segi kuota. Dimana tahun lalu hanya 10 ribu jamaah, sementara tahun ini sekitar 60 ribu calon jamaah yang diperbolehkan melaksanakan ibadah haji.
Baca juga: Arab Saudi Putuskan Haji Hanya untuk 60.000 Jamaah Dalam Negeri
"Wakil Menteri Haji Karajaan Arab Saudi juga menyampaikan kepada saya bahwa alasan kebijakan Kerajaan Arab Saudi sama dengan tahun lalu. Beliau menyampaikan semata-mata karena pertimbangan kesehatan, keamanan, dan keselamatan calon jamaah haji," kata Menag.
Abdulfattah bin Sulaiman Mashat menyampaikan kepada Menag, bahwa pandemi Covid-19 di negara saat juga belum terkendali. Bahkan banyak muncul varian baru yang lebih menghawatirkan.
Lihat Juga :