Akademisi Sebut Kebijakan Pemerintah Perhatikan Kemaslahatan Publik
Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:36 WIB
loading...
A
A
A
“Ya sejatinya tentu kita kuatkan pematangan dalam wawasan kebangsaan yang relijius, bahwa dalam ajaran Islam, menjaga jiwa harus dijadikan dasar pertimbangan utama dalam menetapkan hukum atau kebijakan oleh pemerintah jika tidak maka akan murka. Ini bukan pelarangan yang dimana tanpa sebab syariat. Itu yang harus difahamkan kepada masyarkat saat ini,” tuturnya.Baca juga : Berbagi Tugas, PAN dan Muhammadiyah Tolak Pajak Pendidikan
Menurut dia, pemerintah harus tetap berpegang kepada prinsip kehidupan berdemokrasi dan berpegang kepada protokol kesehatan (prokes). Amir mengatakan selalu ada hikmah yang dapat diperhatikan di balik peristiwa ini. Semua membuktikan, dalam skala nasional bangsa ini dibutuhkan untuk saling memberikan yang terbaik dan saling memperteguh kebersamaan.
“Sebagai pelajaran bahwa bangsa ini harus mementingkan dan kepeduliannya kepada negara bukan kepada kepentingan para elite. Gunakan kecerdasan dari wawasan kebangsaan yang relijius,” tutup pria kelahiran Jakarta, 1 Desember 1965 ini.
Menurut dia, pemerintah harus tetap berpegang kepada prinsip kehidupan berdemokrasi dan berpegang kepada protokol kesehatan (prokes). Amir mengatakan selalu ada hikmah yang dapat diperhatikan di balik peristiwa ini. Semua membuktikan, dalam skala nasional bangsa ini dibutuhkan untuk saling memberikan yang terbaik dan saling memperteguh kebersamaan.
“Sebagai pelajaran bahwa bangsa ini harus mementingkan dan kepeduliannya kepada negara bukan kepada kepentingan para elite. Gunakan kecerdasan dari wawasan kebangsaan yang relijius,” tutup pria kelahiran Jakarta, 1 Desember 1965 ini.
(dam)
Lihat Juga :