Ahmadi Heri Purwono Dinilai Sosok Tepat Pengganti KSAL Yudo Margono
Jum'at, 11 Juni 2021 - 13:32 WIB
loading...
Wakasal, Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono dinilai sosok yang tepat mengisi posisi KSAL jika Laksamana TNI Yudo Margono ditunjuk menjadi Panglima TNI. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pergantian posisi Panglima TNI , Marsekal Hadi Tjahjanto tinggal menunggu waktu. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL ), Laksamana TNI Yudo Margono disebut-sebut akan menggantikan posisi Hadi.
Pengamat Pertahanan dan Keamanan, Robi Sugara mengatakan ada banyak alasan kenapa Yudo yang akan melanjutkan tongkat Panglima TNI berikutnya, di antaranya adalah pertama, pergantian giliran dari masing-masing matra periode ini adalah jatah dari matra Angkatan Laut. Baca juga: KSAL: Kesiapsiagaan Sistem Senjata Armada Terpadu Jadi Program Prioritas di 2022
Kedua, Yudo memiliki integritas yang cukup dibandingkan dengan kandidat lainnya. “Meski keputusan sosok Panglima TNI pada akhirnya ada di tangan Presiden, tetapi pemilihan Yudo sebagai Panglima TNI adalah keputusan yang tepat,” ungkap Robi yang juga dosen di Pengkajian Stratejik Hubungan Internasional FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (11/6/2021).
Dengan diangkatnya KSAL Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI, Robi mengatakan kursi KSAL seharusnya diisi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono. Robi menekankan bahwa ini harus menjadi tradisi untuk mengurangi persaingan yang tidak sehat di tubuh TNI.
"Jadi ketika kepala stafnya naik jabatan atau turun, maka wakilnya yang akan naik,” ungkap Robi.
Pengamat Pertahanan dan Keamanan, Robi Sugara mengatakan ada banyak alasan kenapa Yudo yang akan melanjutkan tongkat Panglima TNI berikutnya, di antaranya adalah pertama, pergantian giliran dari masing-masing matra periode ini adalah jatah dari matra Angkatan Laut. Baca juga: KSAL: Kesiapsiagaan Sistem Senjata Armada Terpadu Jadi Program Prioritas di 2022
Kedua, Yudo memiliki integritas yang cukup dibandingkan dengan kandidat lainnya. “Meski keputusan sosok Panglima TNI pada akhirnya ada di tangan Presiden, tetapi pemilihan Yudo sebagai Panglima TNI adalah keputusan yang tepat,” ungkap Robi yang juga dosen di Pengkajian Stratejik Hubungan Internasional FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (11/6/2021).
Dengan diangkatnya KSAL Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI, Robi mengatakan kursi KSAL seharusnya diisi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono. Robi menekankan bahwa ini harus menjadi tradisi untuk mengurangi persaingan yang tidak sehat di tubuh TNI.
"Jadi ketika kepala stafnya naik jabatan atau turun, maka wakilnya yang akan naik,” ungkap Robi.
Lihat Juga :