Soal Pertemuan AHY-Ridwan Kamil, Demokrat Sebut Bukan Urusan Pilpres 2024
Senin, 07 Juni 2021 - 18:57 WIB
loading...
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan menegaskan bahwa pertemuan AHY dan Ridwan Kamil tidak memiliki keterkaitan dengan Pilpres 2024 mendatang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertemuan antara Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat , Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK) di Bandung pada Jumat (4/6/2021) kemarin membuat publik berspekulasi bahwa pertemuan itu terkait dengan Pemilu Presiden (Pilpres). Mengingat keduanya digadang-gadang sebagai calon presiden (capres) potensial.
Namun, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan menegaskan bahwa pertemuan itu tidak memiliki keterkaitan dengan Pilpres 2024 mendatang sebagaimana yang dispekulasikan publik. Baca juga: Ridwan Kamil-AHY Potensial Berpasangan di Pilpres 2024, Ini Kata Andi Arief
"Enggak ada, bukan terkait Pilpres itu," ujar Syarif kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2021).
Wakil Ketua MPR ini menceritakan AHY itu memang ada agenda berkeliling Jawa Barat dalam rangka konsolidasi partai dan di Jabar itu tuan rumahnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Jadi, AHY harus sowan kepada RK sebagai kepala daerah di Jabar.
Syarif kembali menegaskan bahwa pertemuan itu bukan terkait Pilpres. "Harus bilang sama gubernur dong, harus sowan ke gubernur, saya lagi konsolidasi ke rakyat, lagi konsolidasi dengan partai di wilayah Jawa Barat, jadi saya harus juga berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Barat, sekali lagi enggak ada hubungannya dengan Pilpres," tegasnya.
Adapun nama AHY yang mulai diduetkan dengan Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Syarif menilai bahwa itu merupakan ide yang bagus. Memang dia melihat sudah banyak nama yang dipasang-pasangkan untuk Pilpres 2024. Baca juga: Dibanding Prabowo-Puan, Publik Lebih Mengunggulkan Anies-AHY
"Ya, ide-ide bagus yang seperti itu bisa menjadi pemikiran semuanya, ya kan. Apakah cak Imin- AHY atau AHY-Cak Imin, kan banyak di koran tuh Anies-AHY atau AHY-Anies, adalagi Prabowo-Puan ataukah Puan-Prabowo, saya pikir wajar aja kalau ada yang berpandangan demikian," kata mantan Menteri Koperasi dan UMKM itu.
Namun, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan menegaskan bahwa pertemuan itu tidak memiliki keterkaitan dengan Pilpres 2024 mendatang sebagaimana yang dispekulasikan publik. Baca juga: Ridwan Kamil-AHY Potensial Berpasangan di Pilpres 2024, Ini Kata Andi Arief
"Enggak ada, bukan terkait Pilpres itu," ujar Syarif kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2021).
Wakil Ketua MPR ini menceritakan AHY itu memang ada agenda berkeliling Jawa Barat dalam rangka konsolidasi partai dan di Jabar itu tuan rumahnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Jadi, AHY harus sowan kepada RK sebagai kepala daerah di Jabar.
Syarif kembali menegaskan bahwa pertemuan itu bukan terkait Pilpres. "Harus bilang sama gubernur dong, harus sowan ke gubernur, saya lagi konsolidasi ke rakyat, lagi konsolidasi dengan partai di wilayah Jawa Barat, jadi saya harus juga berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Barat, sekali lagi enggak ada hubungannya dengan Pilpres," tegasnya.
Adapun nama AHY yang mulai diduetkan dengan Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Syarif menilai bahwa itu merupakan ide yang bagus. Memang dia melihat sudah banyak nama yang dipasang-pasangkan untuk Pilpres 2024. Baca juga: Dibanding Prabowo-Puan, Publik Lebih Mengunggulkan Anies-AHY
"Ya, ide-ide bagus yang seperti itu bisa menjadi pemikiran semuanya, ya kan. Apakah cak Imin- AHY atau AHY-Cak Imin, kan banyak di koran tuh Anies-AHY atau AHY-Anies, adalagi Prabowo-Puan ataukah Puan-Prabowo, saya pikir wajar aja kalau ada yang berpandangan demikian," kata mantan Menteri Koperasi dan UMKM itu.
(kri)
Lihat Juga :