4 Kompi Gabungan TNI/Polri Diterjunkan Lakukan Pendampingan 60 Desa Berzona Merah di Kudus

Senin, 07 Juni 2021 - 15:07 WIB
loading...
4 Kompi Gabungan TNI/Polri...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan di Kudus terdapat 60 desa berzona merah. Dia mengatakan bahwa TNI dan Polri telah menurunkan tim untuk melakukan pendampingan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan di Kudus terdapat 60 desa berzona merah. Dia mengatakan bahwa TNI dan Polri telah menurunkan tim untuk melakukan pendampingan.

“Kami TNI/Polri menurunkan tim untuk memberlakukan kegiatan pengetatan dan penguatan PPKM mikro dengan menambah personel untuk membatasi kegiatan ataupun ruang gerak dari masyarakat yang ada di 60 desa. Dan melakukan pemeriksaan pemeriksaan terhadap masyarakat yang keluar masuk,” ujarnya seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (7/6/2021). Baca juga: Lonjakan Kasus COVID-19 di Kudus dan Bangkalan Karena Ziarah dan PMI Pulang

Selain itu akan diperkuat kegiatan pelacakan atau tracing dengan menambah personel TNI/Polri. Dimana jika ada yang kedapatan reaktif adakan diberikan treatment khusus dengan diarahkan untuk isolasi mandiri, sambil menunggu hasil PCR.

“Ini diawasi oleh TNI Polri. Sehingga tidak terjadi pergerakan yang kemudian mengakibatkan kontak erat,” katanya.

Listyo menyebut sudah empat kompi gabungan TNI/Polri yang diturunkan untuk menjaga desa-desa di Kudus. “Sehingga saat ini yang saat ini kita lakukan sehingga saat ini hati turunkan kurang lebih 4 Kompi gabungan TNI/ Polri untuk menjaga klaster Kudus,” tuturnya.

Dia mengatakan pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk menambah tempat tempat isolasi mandiri rujukan. Saat ini lokasi isolasi mandiri rujukan ada di Donoyudan dan juga ada di Semarang.

“Sehingga cluster isolasi mandiri yang ada di rumah-rumah kita bisa geser, karena ada kurang lebih ada 1.200 dan itu saat ini sedang berjalan,” paparnya.

Listyo berharap dalam beberapa hari ke depan kasus di Kudus bisa diantisipasi. Kemudian terkait masalah tenaga kesehatan saat ini sudah diisi dengan tenaga kesehatan dari pusat, provinsi, dan TNI/Polri. Baca juga: Kasus Covid-19 di Kudus-Bangkalan Meledak, Kapolri: Akibat Kerumunan dan Prokes Kendor

“Sehingga terkait dengan kebutuhan tenaga kesehatan saat ini sudah tidak ada masalah,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Kisah Haru Sitimah,...
Kisah Haru Sitimah, Guru SD di Kudus yang Tetap Mengajar di Tengah Keterbatasan
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Rekomendasi
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Berita Terkini
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved