Tjahjo Kumolo Minta Posisi Wamen Tidak Dipolemikkan

Senin, 07 Juni 2021 - 10:53 WIB
loading...
Tjahjo Kumolo Minta...
Menpan RB Tjahjo Kumolo. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo menilai posisi wakil menteri (wamen) di sebuah kementerian tidak perlu dipolemikkan. Dia meyakini bahwa keberadaan wamen untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden.

"Sehingga tidak perlu dipolemikkan perlu tidaknya posisi wamen," ujar Tjahjo saat dihubungi, Senin (7/6/2021).

Dia mengatakan bahwa sebagaimana arahan Sekretariat Negara tentang Kementerian Negara memuat posisi wamen. Hal ini untuk mengantisipasi jika Presiden ingin mengangkat menteri tidak perlu mengubah Perpres.

Selain itu Tjahjo menilai bahwa wamen sebagai pembantu presiden adalah jabatan politis. Sehingga menjadi hak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau menunjuk dari unsur mana pun. "Pembantu presiden adalah jabatan politis. Sehingga sah-sah saja diambil dari unsur mana. Presiden Jokowi pasti sudah mempertimbangkan urgensinya jika diperlukan posisi wamen dalam kementerian," katanya.

Baca juga: Kritik Posisi Wamenpan-RB, PKS Sarankan Presiden Lakukan Hal Ini

Ditanya apa urgensi adanya wamen di setiap kementerian, Tjahjo mengatakan hanya Presiden yang tahu. Namun, dia yakin semuanya untuk mempercepat program dan kebijakan pemerintah

"Bapak Presiden yang tahu. Dan pasti untuk memfokuskan percepatan visi misi presiden dan tata kelola pemerintahan," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
OTT KPK Tangkap Wamenaker...
OTT KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer terkait Dugaan Pemerasan Perusahaan
KPK Tangkap Wamenaker...
KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer di Jakarta
Breaking News! OTT KPK...
Breaking News! OTT KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer
Kebijakan WFA Bagi ASN,...
Kebijakan WFA Bagi ASN, MenPAN-RB: Bersifat Opsional Bukan Kewajiban!
Berpakaian Serba Hitam,...
Berpakaian Serba Hitam, Wamen PU Diana Kusumastuti Penuhi Panggilan Kejaksaan
Jelang Kelulusan, Menpan...
Jelang Kelulusan, Menpan RB Bekali Praja IPDN soal Wajah Baru Pelayanan Publik
Evaluasi WFH ASN Pekan...
Evaluasi WFH ASN Pekan Pertama, MenPANRB: Cukup Menggembirakan
MenpanRB Beri Semangat...
MenpanRB Beri Semangat ASN yang Bekerja di IKN: Wajah Peradaban Baru Indonesia
Rekomendasi
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved