Andi Arief Kesal Diserang Hoaks, Netizen: Laporkan Dong

Sabtu, 05 Juni 2021 - 21:07 WIB
loading...
Andi Arief Kesal Diserang...
Politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Foto/Okezone
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Andi Arief meradang dengan beredarnya informasi bohong atau hoaks. Melalui akun Twitternya, Andi Arief memposting tangkapan layar atau screenshot berita di media sosial yang mengabarkan dirinya ditangkap polisi karena melakukan penghinaan terhadap Pancasila.

Andi pun meminta pihak yang disebutnya sebagai buzer untuk berhenti membuat berita bohong. "Hooi buzzer, coba berhenti buat berita bohong. Capek deeh," katanya seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Andiarief__Sabtu (5/6/2021).Baca juga: Soal Indonesia Tidak Dapat Kuota Haji, Dubes: Itu Hoaks, Fitnah terhadap Negara

Cuitan Andi Arief langsung ditanggapi para pengguna media sosial Twitter. Mereka merespons dengan meramaikan kolom komentar Twitter Ketua Bappilu Partai Demokrat ini.

"Astaga. Jangan biarkan Pak Ketua. Hukum harus ditegakkan. Fitnah kerji sprti ini merusak adab orang Indonesia. Dibiarkan berlarut larut generasi makin ke depan kerjanya hanya bohong," cuit pemilik akun @hidayatj84.
Andi Arief Kesal Diserang Hoaks, Netizen: Laporkan Dong

Cuitan Andi Arief tentang berita hoaks mengenai dirinya. Foto/Twitter Andi Arief

Pemilik akun @anisfauzan1 menilai hoaks tesebut sudah keterlaluan. "Parah itu para buzzer bikin hoaxnya," cuitnya.

Sementara itu pemilik akun @Abhim18382559 meminta Andi Arief untuk melaporkan hoaks tersebut. "Laporkan dong, entah ditindak apa tidak yang penting lapor kalau memang itu fitnah," cuitnya.Baca juga: Menag Yaqut: Info Indonesia Punya Utang Haji 100% Hoaks
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Rekomendasi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved