Pilpres 2024 Dimajukan, Ganjar-Ridwan Kamil Untung, Anies Cari Panggung
Sabtu, 05 Juni 2021 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Survei Capres Parameter Politik: Prabowo Teratas, Ganjar Posisi Kedua
Dengan demikian, keduanya masih punya panggung. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berakhir masa jabatannya pada Oktober 2022, butuh panggung lain hingga masa pendaftaran capres-cawapres yang diperkirakan pada Juni 2023.
Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengakui bahwa politik butuh panggung. "Itulah politik butuh panggung-panggung dan momentum untuk tetap bisa diakses oleh publik, untuk bisa bangun pencitraan. Itu keuntungan Ganjar dan RK, dan itu biasa saja," ujar Ujang, Sabtu (5/6/2021).
Dan keuntungan itu, menurut dia, harus digunakan Ganjar dan RK jika ingin bertarung di Pilpres 2024. "Soal Anies, walaupun Anies habis di Oktober 2022, dia mungkin saja akan cari panggung lain agar bisa tetap mempertahankan dan menaikan elektabilitasnya," kata Ujang.
Ujang menambahkan,"Panggung itu bisa di pemerintahan ataupun di luar pemerintahan, yang penting publik masih bisa mengingat dan menilai sosoknya."
Dengan demikian, keduanya masih punya panggung. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berakhir masa jabatannya pada Oktober 2022, butuh panggung lain hingga masa pendaftaran capres-cawapres yang diperkirakan pada Juni 2023.
Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengakui bahwa politik butuh panggung. "Itulah politik butuh panggung-panggung dan momentum untuk tetap bisa diakses oleh publik, untuk bisa bangun pencitraan. Itu keuntungan Ganjar dan RK, dan itu biasa saja," ujar Ujang, Sabtu (5/6/2021).
Dan keuntungan itu, menurut dia, harus digunakan Ganjar dan RK jika ingin bertarung di Pilpres 2024. "Soal Anies, walaupun Anies habis di Oktober 2022, dia mungkin saja akan cari panggung lain agar bisa tetap mempertahankan dan menaikan elektabilitasnya," kata Ujang.
Ujang menambahkan,"Panggung itu bisa di pemerintahan ataupun di luar pemerintahan, yang penting publik masih bisa mengingat dan menilai sosoknya."
(zik)
Lihat Juga :