Program Kartu Prakerja Dinilai Hanya Untungkan Aplikator
Senin, 20 April 2020 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Saat SINDOnews menelusuri laman SkillAcademy milik Ruangguru misalnya, terdapat Paket Pelatihan Ojek Online seharga Rp1 juta. Paket tersebut terdiri atas Pelatihan Perencanaan Keuangan untuk Pekerja Harian Lepas dengan harga Rp100.000, Pelatihan Customer Service: Menguasai Teknik Pelayanan dengan harga Rp200.000, dan Percakapan Bahasa Inggris Dasar Rp100.000.
Selain itu, ada juga Pelatihan Teknik Pengelola Stres Agar Kerja Bisa Lebih Produktif Rp200.000. Kemudian, di dalam paket tersebut juga ada Pelatihan Manajemen Waktu Agar Kerja Lebih Produktif senilai Rp200.000 dan Tenang di Hari Tua, Siapkan Dana Pensiun dari Sekarang seharga Rp200.000. Hampir seluruh kelas tersebut diisi oleh trainer dari Ruangguru maupun dari SkillAcademy.
Bergeser ke laman maubelajarapa.com, ada beberapa kelas yang dapat dipilih anggota Kartu Prakerja. Misalnya, Webinar Belajar Membuat Kroket Ayam Keju senilai Rp400.000 dari Baking World, Paket Webminar Belajar Mengenai Google Ads dan Google Analytics Rp450.000. Selain itu, Paket 4 sesi Webminar Belajar Menciptakan Pelayanan Unggul untuk Mencapai Kepuasan Pelanggan yang diberikan oleh Paradigm dengan banderol harga Rp800.000.
Terkait materi pelatihan itu, pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai pelaksanaan program Kartu Prakerja memang sudah menyimpang dari gagasan awal. Menurut dia, seharusnya pendaftar Kartu Prakerja berlatih di lembaga-lembaga yang relevan, bukan pelatihan daring yang tidak relevan dengan kebutuhan pendaftar.
"Program ini menyimpang dari awal dan tidak relevan. Pelatihan tidak semua bisa dilayani secara online," kata Doni dihubungi SINDOnews, Senin (20/4/2020).
Ia meyakini program tersebut tidak tepat sebagai solusi bagi mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat terdampak Covid-19. Ketimbang 'bakar uang' untuk mitra pelatihan kerja, dana tersebut lebih bermanfaat diberikan sebagai bantuan langsung tunai (BLT).
Selain itu, ada juga Pelatihan Teknik Pengelola Stres Agar Kerja Bisa Lebih Produktif Rp200.000. Kemudian, di dalam paket tersebut juga ada Pelatihan Manajemen Waktu Agar Kerja Lebih Produktif senilai Rp200.000 dan Tenang di Hari Tua, Siapkan Dana Pensiun dari Sekarang seharga Rp200.000. Hampir seluruh kelas tersebut diisi oleh trainer dari Ruangguru maupun dari SkillAcademy.
Bergeser ke laman maubelajarapa.com, ada beberapa kelas yang dapat dipilih anggota Kartu Prakerja. Misalnya, Webinar Belajar Membuat Kroket Ayam Keju senilai Rp400.000 dari Baking World, Paket Webminar Belajar Mengenai Google Ads dan Google Analytics Rp450.000. Selain itu, Paket 4 sesi Webminar Belajar Menciptakan Pelayanan Unggul untuk Mencapai Kepuasan Pelanggan yang diberikan oleh Paradigm dengan banderol harga Rp800.000.
Terkait materi pelatihan itu, pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai pelaksanaan program Kartu Prakerja memang sudah menyimpang dari gagasan awal. Menurut dia, seharusnya pendaftar Kartu Prakerja berlatih di lembaga-lembaga yang relevan, bukan pelatihan daring yang tidak relevan dengan kebutuhan pendaftar.
"Program ini menyimpang dari awal dan tidak relevan. Pelatihan tidak semua bisa dilayani secara online," kata Doni dihubungi SINDOnews, Senin (20/4/2020).
Ia meyakini program tersebut tidak tepat sebagai solusi bagi mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat terdampak Covid-19. Ketimbang 'bakar uang' untuk mitra pelatihan kerja, dana tersebut lebih bermanfaat diberikan sebagai bantuan langsung tunai (BLT).
Lihat Juga :