Haji 2021 Dibatalkan, PBNU Minta Masyarakat Hormati Keputusan Pemerintah

Kamis, 03 Juni 2021 - 14:37 WIB
loading...
Haji 2021 Dibatalkan,...
Sekjen PBNU, Helmy Faisal meminta masyarakat menghormati keputusan Kementerian Agama (Kemenag) yang mengumumkan bahwa pelaksanaan haji 2021 batal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta masyarakat menghormati keputusan Kementerian Agama (Kemenag) yang mengumumkan bahwa pelaksanaan haji 2021 batal . Kondisi ini dikarenakan mewabahnya virus COVID-19 di sejumlah negara.

"Tapi kita semua tahu bahwa sudah mulai mewabah virus mutasi dari India yang sangat mengerikan itu, Maka mari lah kita ikut samina wa athona dengan keputusan yang telah diambil pemerintah dan ini pasti sesuatu yang terbaik bagi kita semua," ujar Sekjen PBNU, Helmy Faisal dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021). Baca juga: Breaking News, Haji 2021 Resmi Batal

Helmy menuturkan pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mendapat kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi. "Melakukan diplomasi melalui jalur formal maupun melalui ulama-ulama yang ada untuk bagaimana bisa kita memberangkatkan jamah haji kita ini," katanya.

Untuk itu, dia meminta masyarakat dan warga Nahdliyin agar menerima dengan penuh kesabaran keputusan pemerintah membatalkan pelaksanaan haji 2021.

"Demikian dengan iringan doa, mudah-mudahan jamaah semua diberikan kesbaran dan mendapatkan hikmah dan berkah dari kesabaran ini," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Berita Terkini
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved