Keputusan Pembatalan Munas Bali Cederai Semangat PEN

Minggu, 30 Mei 2021 - 14:15 WIB
loading...
Keputusan Pembatalan...
Pengurus Kadin Indonesia Kamrussamad. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Pembatalan Munas Kadin pada 2-4 Juni 2021 di Bali dinilai telah mencederai semangat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya sektor Pariwisata. Pengurus Kadin Indonesia Kamrussamad mengatakan, tindakan Ketua Umum Rosan Roeslani telah melanggar AD/ART karena masa kepengurusannya berakhir sejak akhir 2020.

Namun, karena pandemi COVID-19, maka pada Januari 2021 diputuskan Munas dibali digelar 2-4 Juni 2021. Namun, tanpa alasan yang jelas tiba-tiba dalam rapat Harian Kadin Indonesia, Rabu (25/5/2021), dipaksakan sepihak membatalkan Munas dibali.

"Kata Rosan ini perintah Presiden, apakah benar? Perlu Penjelasan, karena penentuan Bali dan tanggal 2-4 Juni itu adalah petunjuk Presiden sesuai paparan Rosan pada rapat Dewan Pengurus Lengkap (DPL) pada bulan April 2021. Lalu yang mana benar? Kenapa dunia usaha dipermainkan seperti ini saat ekonomi masih sulit dan pemerintah perlu dunia usaha untuk menyerap kredit perbankan," kata Kamrussamad.

Baca juga: Arsjad Rasjid: Saya Siap Kapanpun Munas Kadin Akan Digelar

Menurut Kamrussamad, UMKM serta sektor dunia usaha yang terlibat dalam kegiatan event nasional tersebut seperti industri perhotelan, industri, transportasi, serta industri kuliner yang sudah menyiapkan bahan baku/material menjadi kecewa besar. Bahkan, mereka pun berpotensi mengalami kerugian.

Apalagi, sebut dia, Bali khususnya Nusa Dua adalah kawasan zona hijau dari segi klaster Covid dan sedangkan ekonomi Bali Nusra dalam Q1/2020, minus 5,06% dan Q1/2021 juga minus 5,19%. Artinya, perlu keberpihakan pemerintahan dan dunia usaha lainnya untuk menyelamatkan Bali agar Ekonomi bisa reborn.

"Kita minta pemerintah bijaksana untuk memberikan penjelasan atas 'pemaksaan' pembatalan munas oleh menteri sekretaris negara yang disampaikan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani, agar gunia usaha mendapatkan kepastian bahwa pemerintah sungguh-sungguh dalam menjalankan Pemulihan ekonomi Nasional.

Baca juga: Stakeholder Pariwisata Berharap Penyelenggaraan Munas Kadin VIII Tetap di Bali
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Pariwisata Indonesia, IPTI di Jaktim Cetak SDM Berkualitas
Pariwisata Penghasil...
Pariwisata Penghasil Devisa, Prabowo Soroti Kota Kumuh
Indonesia Promosikan...
Indonesia Promosikan Pariwisata Danau Toba di Dubai Business Forum 2025
Peluncuran Bersejarah...
Peluncuran Bersejarah Asia Records Momentum Pencapaian Inovasi, Budaya, dan Pariwisata
Sambut Transformasi...
Sambut Transformasi Digital Pariwisata, SGU Gelar World Tourism Day 2025
DPR Sahkan RUU Perubahan...
DPR Sahkan RUU Perubahan Ketiga UU Kepariwisataan
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Rekomendasi
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Penyebab Punahnya Harimau...
Penyebab Punahnya Harimau Bali Lebih Tragis dari Harimau Jawa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved