Pemuka Agama Ujung Tombak Pencegahan Paham Radikal Terorisme
Minggu, 30 Mei 2021 - 10:32 WIB
loading...
A
A
A
“Karena permasalahan radikal terorisme adalah tanggung jawab bersama seluruh lapisan elemen bangsa ini. Semua agama meyakini bahwasanya seseorang tidak akan menjadi sadar dan moderat tanpa hidayah dari Tuhan YME,” ungkap alumni Akpol tahun 1989 ini.
Mantan Kepala Bagian Banops Densus 88/Anti Teror Mabes Polri ini menyampaikan, semua tokoh pemuka agama hendaknya lebih menonjolkan hal-hal yang sifatnya spiritual yang tercerminkan dalam perilaku akhlakuk karimah, serta terus menyampaikan hal-hal baik tersebut kepada umat.
“Perlu disampaikan kepada umat, bahwa semua aksi radikalisme dan terorisme tidak ada kaitannya dengan agama apa pun tapi terkait dengan pemahaman dan cara beragama yang menyimpang,” ungkap mantan Kapolres Gianyar ini.
Meurut dia, aksi radikalisme adalah musuh semua agama karena semua aksi terorisme dan radikalisme sangat bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip agama yang mewajibkan persatuan, perdamaian, rahmatan lil’alamin.
“Sehingga aksi terorisme dan radikalisme ini dapat menimbulkan fitnah, perpecahan dan juga menjadi musuh negara. Karena hal tersebut bertentangan dengan konsesus atau perjanjian bangsa ini yaitu Pancasila,” ujarnya.
Mantan Kepala Bagian Banops Densus 88/Anti Teror Mabes Polri ini menyampaikan, semua tokoh pemuka agama hendaknya lebih menonjolkan hal-hal yang sifatnya spiritual yang tercerminkan dalam perilaku akhlakuk karimah, serta terus menyampaikan hal-hal baik tersebut kepada umat.
“Perlu disampaikan kepada umat, bahwa semua aksi radikalisme dan terorisme tidak ada kaitannya dengan agama apa pun tapi terkait dengan pemahaman dan cara beragama yang menyimpang,” ungkap mantan Kapolres Gianyar ini.
Meurut dia, aksi radikalisme adalah musuh semua agama karena semua aksi terorisme dan radikalisme sangat bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip agama yang mewajibkan persatuan, perdamaian, rahmatan lil’alamin.
“Sehingga aksi terorisme dan radikalisme ini dapat menimbulkan fitnah, perpecahan dan juga menjadi musuh negara. Karena hal tersebut bertentangan dengan konsesus atau perjanjian bangsa ini yaitu Pancasila,” ujarnya.
Lihat Juga :