Penyekatan Mudik Diperpanjang, Upaya Korlantas Cegah Corona Dinilai Efektif

Selasa, 25 Mei 2021 - 18:12 WIB
loading...
Penyekatan Mudik Diperpanjang,...
Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Masa penyekatan arus balik mudik Lebaran dari yang semula dijadwalkan selesai pada Senin (24/5/2021), kini diperpanjang hingga 31 Mei 2021. Hal itu disambut baik oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Varhan Abdul Aziz.

Baca juga: Korlantas Sosialisasikan Pelat Nomor Khusus Anggota DPR, Ini Ciri-cirinya

Menurutnya, seusai melaksanakan Operasi Ketupat 2021, Korlantas menerapkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang masanya diperpanjang karena terbukti efektif mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Kakorlantas Dampingi Asops Pantau Arus Balik dari Sumatera, Pemudik Diminta Punya Bukti Bebas Covid-19

"Jajaran Korlantas Polri melaksanakan Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) merespons kebijakan pemerintah dalam pengetatan perjalanan orang telah terbukti efektif mencegah penyebaran Covid-19," ujar Varhan dalam keterangannya, Selasa (25/5/21).

Baca juga: Operasi Ketupat 2021 Berakhir, Korlantas Putar Balikkan 461.626 Kendaraan

Varhan juga mengatakan, langkah memperpanjang penyekatan tersebut dinilai tepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 usai libur Lebaran, khususnya bagi masyarakat dari luar kota yang ingin masuk ke wilayah Jakarta.

"Dengan melakukan penyekatan dibarengi tes Covid-19 secara gratis artinya Polri khususnya Korlantas juga telah melakukan tugas Satgas Covid-19, bukan hanya melaksanakan tugas rutin polisi saja," ucapnya.

Mengutip dari laman Humas Polri, Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengatakan sebanyak 180 ribu orang sudah menjalani Tes swab antigen di 149 titik pos pemeriksaan arus balik Lebaran di akses jalan tol, rest area maupun jalan arteri.

"Ya sangat efektif ya. Makanya rapid tes antigen yang kita gelar, yang dari Sumatera menuju Jawa itu mandatory, wajib. Ini menuju Jakarta wajib untuk melakukan rapid tes antigen. Kemudian yang dari Bali, Jawa sampai Jakarta kita lakukan random. Tadi data saya sampaikan dari tanggal 15-22 itu sudah kita lakukan pemeriksaan yang baik mandatory maupun random sebanyak 180 ribu lebih. Dan yang positif 524," ujar Istiono di Tol Cikampek, Minggu (23/5/21).

Istiono menyampaikan bahwa selama pengetatan arus balik Lebaran itu, setiap kendaraan dari Sumatera maupun dari Bali dan Jawa menuju Jakarta, diminta melakukan tes swab antigen ketika melintasi 149 titik pemeriksaan.

Menurutnya, temuan 524 reaktif Covid-19 saat melakukan swab antigen itu sangat efektif mencegah penularan virus. "Ini sangat efektif. Bayangkan, kalau tidak kita lakukan tes, bagaimana 524 orang itu bisa menularkan yang lain," kata Istiono.

Dia juga menjelaskan saat ini situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) telah aman dan terkendali sejak berlangsungnya operasi ketupat dan penerapan kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Menurut Istiono, pemudik juga kembali ke Jakarta secara bertahap selama arus balik berlangsung. Hal itu menyebabkan tidak terjadi kepadatan pemudik di satu hari tertentu saja. Sehingga, saat ini kondisi arus lalu lintas bisa kembali normal seperti sebelum libur lebaran 2021.

"Secara umum situasi Kamseltibcarlantas ini aman dan terkendali. Tidak ada kejadian-kejadian yang menonjol selama arus balik. Mudah-mudahan seterusnya berjalan dengan aman, tertib dan terkendali," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Hand Sanitizer Bebas...
Hand Sanitizer Bebas Alkohol Efektif Cegah Virus Corona
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved