Capres Dinilai Jangan Cuma Populer, Harus Diperhatikan Juga Track Recordnya

Minggu, 23 Mei 2021 - 08:07 WIB
loading...
Capres Dinilai Jangan...
Kriteria calon presiden (Capres) dinilai tak cukup hanya modal populer, namun harus punya track record atau catatannya cemerlang karena kebijakannya. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kriteria calon presiden (Capres) dinilai tak cukup hanya modal populer, namun harus punya track record atau catatannya cemerlang karena kebijakannya. Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab.

Baca juga: Ini Tiga Kriteria Capres 2024 yang Bakal Diusung PDIP

Fadhli merespons Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang membocorkan kriteria capres yang akan diusung partainya di Pilpres 2024 mendatang, di antaranya adalah populer, dekat dengan rakyat dan memiliki track record bagus.

Baca juga: Paska Isu Kudeta Demokrat, AHY Masuk 3 Besar Ketum Parpol Laik Capres 2024

Artinya, seorang calon tidak hanya populer karena menawan, tampan atau gagah sehingga memiliki banyak penggemar atau pengikut, lebih dari itu seorang pemimpin juga harus populer karena kebijakannya.

Bagaimana kebijakannya dapat diterima masyarakat? Tentu dia harus dekat dengan rakyat, caranya sering bertemu dan berbicara dengan rakyat. Bukan hanya bekerja dibalik meja, tetapi ikut terjun bersama rakyat.

Baca juga: Susi Pudjiastuti dan Risma Dinilai Sosok Perempuan yang Laik Masuk Capres 2024

"Dan saya kira kriteria ini lazim harus dimiliki setiap calon pemimpin. Populer, merakyat dan memiliki track record bagus dan cemerlang," kata Fadhli saat dihubungi, Minggu (23/5/2021).

Soal siapa kader PDIP yang mimiliki kriteria tersebut, analis politik UIN Jakarta itu menilai banyak kader PDIP yang memiliki kriteria tersebut. "Karena hampir rata-rata kepala daerah asal PDIP itu dekat dengan rakyat karena sudah dibekali dengan sekolah partai sebelum mereka bertarung di daerah masing-masing, populer juga banyak, punya track record bagus juga banyak," ucapnya.

"Sebut saja Bu Risma, Azwar Anas, Ganjar Pranowo, Gibran, Mas Hendar, tetapi sampai saat ini saya kira yang paling memiliki potensi dan peluang besar di capreskan karena memiliki aspek karakter tadi ya Ganjar Pranowo," tambahnya.

Namun demikian kata Fadhli, tidak mudah bagi Ganjar untuk dapat terpilih dan diusung PDIP, pasalnya kompetitor bukan hanya dari kalangan internal saja tetapi juga eksternal. Karena itu, Ganjar juga harus mulai menentukan tandem atau calon pendamping sebagawai Cawapres dari sekarang untuk 'mengerek' dukungan PDIP dan parpol koalisi.

"Bisa saja PDIP mengusung pihak eksternal seperti Prabowo Subiato atau calon lainnya, tetapi sebagai partai kader dan partai pemenang pemilu saya kira PDIP akan ngotot mengusung calon dari internal," tuturnya.

"Puan Maharani juga punya kans besar terpilih karana belakangan nama Puan kian berkibar dan semakin populer, sayap-sayap pendudukung dan relawan juga mulai bermunculan, Barani Indonesia misalnya, itu menunjukkan persaingan di internal cukup terbuka," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Hasto Ingatkan Komitmen...
Hasto Ingatkan Komitmen Partai ke Kader: Kemanusiaan Jauh di Atas Politik Elektoral
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Begini Cara BMI Perkenalkan...
Begini Cara BMI Perkenalkan Sosok Presiden ke-1 RI Soekarno kepada Generasi Muda
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
Selain Donald Trump,...
Selain Donald Trump, 4 Capres Ini juga Ditembak saat Kampanye
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved