Kemenag: Indonesia dan Rusia Sepakat Dialog Agama untuk Perdamaian Dunia
Jum'at, 21 Mei 2021 - 05:16 WIB
loading...
A
A
A
Yaqut berharap Rusia sependapat dengan Indonesia yang memiliki pandangan bahwa untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina perlu kearifan dan menempatkan posisi degan semestinya.
"Bahwa ini bukan konflik agama. Ini ada persoalan lain di dalamnya. Sehingga Indonesia, Rusia, dan negara-negara yang peduli dengan perdamaian dunia dapat membantu menyelesaikan ini," tuturnya.
Lebih lanjut kata dia, apabila konflik yang terjadi adalah murni karena agama tentunya hal ini tidak dapat dibenarkan. "Karena pasti tidak ada satu pun agama yang mengajarkan tentang kekerasan," pungkasnya.
Senada dengan Gus Yaqut, Dubes Rusia Mrs. Lyudmila G. Vorobyova menilai konflik antara Israel-Palestina sangat kompleks. Dalam hal ini Rusia menyetujui bahwa agama digunakan untuk mengusung kepentingan politik bagi mereka yang berkepentingan.
"Saya berharap kita dapat bergerak bersama mencari cara untuk menghentikan konflik yang terjadi. Kita harus bersama menghentikan perang, karena banyak manusia yang telah menjadi korban. Setiap agama tentunya mengajarkan tentang cinta dan kasih sayang," jelas Vorobyova.
"Bahwa ini bukan konflik agama. Ini ada persoalan lain di dalamnya. Sehingga Indonesia, Rusia, dan negara-negara yang peduli dengan perdamaian dunia dapat membantu menyelesaikan ini," tuturnya.
Lebih lanjut kata dia, apabila konflik yang terjadi adalah murni karena agama tentunya hal ini tidak dapat dibenarkan. "Karena pasti tidak ada satu pun agama yang mengajarkan tentang kekerasan," pungkasnya.
Senada dengan Gus Yaqut, Dubes Rusia Mrs. Lyudmila G. Vorobyova menilai konflik antara Israel-Palestina sangat kompleks. Dalam hal ini Rusia menyetujui bahwa agama digunakan untuk mengusung kepentingan politik bagi mereka yang berkepentingan.
"Saya berharap kita dapat bergerak bersama mencari cara untuk menghentikan konflik yang terjadi. Kita harus bersama menghentikan perang, karena banyak manusia yang telah menjadi korban. Setiap agama tentunya mengajarkan tentang cinta dan kasih sayang," jelas Vorobyova.
Lihat Juga :