70% Negara Akui Palestina, Partai Gelora Minta Kemlu Desak AS dan Uni Eropa

Rabu, 19 Mei 2021 - 20:57 WIB
loading...
70% Negara Akui Palestina,...
Partai Gelora Indonesia berharap Indonesia meningkatkan perannya dalam berdiplomasi untuk Palestina. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Dukungan 138 negara di dunia atas kemerdekaan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat, tidak lagi di bawah kendali Israel saat ini dinilai harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Negara Indonesia bisa meningkatkan perannya dalam berdiplomasi dengan melakukan lobi terhadap 'goverment to goverment' dan 'people to people' ke 138 negara tersebut, terutama Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPN Partai Gelora Indonesia Henwira Halim dalam diskusi bertajuk 'Akankah Palestina Segera Merdeka' yang diselenggarakan Al Quds Volunteer Indonesia pada Senin (17/5/2021) malam lalu. "Saat ini sudah ada 138 negara yang mengakui kemerdekaan Palestina, berarti sudah 70% negara di dunia yang mengakui. Tetapi pertanyaannya, kenapa Amerika Serikat mempertahankan Israel dan menolak kemerdekaan Palestina," ujar Henwira.

Ia berpendapat bahwa selama AS masih mem-backup penuh Israel, maka akan dibutuhkan upaya lebih besar untuk memerdekakan Palestina ddari penjajahan negara Yahudi itu. "Jadi selama Amerika Serikat terus mem-backing Israel, maka semakin rumit dan dibutuhkan effort (upaya) yang besar untuk mencapai kemerdekaan Palestina," katanya.

Baca juga: Dubes Palestina Terima Bantuan dari Masyarakat Indonesia untuk Gaza

Menurut dia, untuk membentuk sebuah negara merdeka dan berdaulat, diperlukan empat syarat, yakni populasi, wilayah, pemerintahan dan pengakuan. Namun, karena pertarungan kepentingan geopolitik global, kemerdekaan Palestina terus terganjal, meski 70% negara didunia sudah memberikan dukungan.

Sebab, Amerika Serikat dan sebagian negara Barat ingin mempertahankan pengaruhya di Timur Tengah (Timteng) dengan memberikan dukungan kepada Israel. Dukungan kepada Israel tersebut adalah untuk mempertahankan pengaruh mereka, baik secara politik, keamanan, investasi dan upaya melakukan eksplorasi dalam mendapatkan sumber daya alam baru.

"Palestina ini korban politik geopolitik global. Warga Palestina yang jadi korban kolateral (agunan) geopolitik, sehingga Amerika ragu-ragu mengutuk Israel, apalagi mengambil tindakan tegas," katanya.

Baca juga: China Sebut AS Terus 'Siram Minyak' Dalam Konflik Israel-Palestina

Namun, sikap AS tersebut mulai bergeser oleh tekanan perkembangan internasional mengenai Palestina, serta dinamika politik dan sosial yang terjadi di dalam negeri negeri Paman Sam itu sendiri. Bahkan para Senator dari Partai Demokrat juga sudah mendesak agar segera ada genjatan senjata antara Israel-Palestina, dan meminta Presiden AS Joe Biden bersikap keras ke Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Indonesia Tunda Kirim...
Indonesia Tunda Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza Imbas Perang AS-Israel dengan Iran
Kapolri Tekankan Sinergisitas...
Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI
Prabowo Sebut Indonesia...
Prabowo Sebut Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina
Di Depan Ratusan Ulama,...
Di Depan Ratusan Ulama, Prabowo Siap Dorong Perdamaian Timteng dan Perjuangkan Palestina
Baznas RI Distribusikan...
Baznas RI Distribusikan 2.400 Pakaian bagi Pengungsi Gaza Palestina
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Rekomendasi
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Berita Terkini
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Jaya: Berkas Perkara Lengkap
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved