Keterbukaan Informasi, Ditjen Pemasyarakatan Bersinergi dengan Media

Rabu, 19 Mei 2021 - 20:15 WIB
loading...
Keterbukaan Informasi,...
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan menggelar diskusi Pembentukan Agen dan Informasi dan Publikasi Pemasyarakatan, yang diikuti jajaran Unit Pelaksana Teknis Ditjen Pemasyarakatan bersama perwakilan media, di Hotel Grand Mercure Kemayoran, pada R
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menggelar diskusi tentang Pembentukan Agen dan Informasi dan Publikasi Pemasyarakatan.

Diskusi diikuti jajaran Unit Pelaksana Teknis Ditjen Pemasyarakatan bersama perwakilan media, di Hotel Grand Mercure Kemayoran, pada Rabu (19/5/2021).

Narasumber dalam diskusi di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pemasyarakatan Heni Yuwono, Wakil Pemimpin Redaksi iNews TV News Latief Siregar, dan kriminolog Leopold Sudaryono.

Seditjen Pemasyarakatan, Heni Yuwono mengungkapkan pernah melakukan sinergi dengan sejumlah stakeholder organisasi profesi wartawan.

Dia mencontohkan ketika bersinergi dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Aceh saat menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh pada 2020. Tak hanya itu dirinya juga bersinergi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Kupang pada 2011.

“Saya bersinergi dengan PWI Aceh karena ditemukan di lapangan beberapa UPT masih tertutup memberikan informasi kepada media,” ungkap Sesditjen Pemasyarakatan, Heni Yuwono saat diskusi. Baca juga: Pemerintah Rogoh Rp77 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

“Kemudian saat di Kupang bersama AJI Kupang menggelar pelatihan jurnalistik untuk penghuni lapas anak yang dikemas dalam bentuk kursus selama tiga bulan. Kemudian diterbitkan sebuah buku,” lanjutnya.

Heni Yuwono mengungkapkan, jajaran Ditjen Pemasyarakatan memerlukan sinergi dengan media. Masyarakat masih mengonsumsi kabar institusi pemerintah dari pemberitaan media. Semisal kabar kondisi lembaga pemasyarakatan di pusat maupun wilayah.

“Pembentukan agen informasi dan publikasi pemasyarakatan, langkah Ditjen Pemasyarakatan terbuka menerima masukan kritikan. Juga supaya masyarakat mengetahui ternyata banyak hal positif sudah dilakukan UPT pusat maupun wilayah pemasyarakatan,” tuturnya.

Wakil Pemerintah Redaksi iNews TV Latief Siregar menyebut Ditjen Pemasyarakatan sah-sah saja untuk berkolaborasi dengan media. Kendati demikian tidak bisa hanya menampilkan berita-berita positif.

Menurut dia, Ditjen Pemasyarakatan harus menerima kritik dari media. Masyarakat akan memilah informasi yang diperoleh dari media. “Ada nilai berita dalam media. Masyarakat akan membaca berita memiliki nilai berita,” tuturnya.

Sementara itu, kriminolog Leopold Sudaryono mengatakan tidak dipungkiri masyarakat Indonesia masih menyenangi punitive sentiment. Hal itu sebab sistem keadilan tidak berjalan baik.

“Kita gemar sekali untuk menghukum,” ujar Leopold.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore
Menlu Sugiono Pastikan...
Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Segera Pulang ke Indonesia
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved