Ada WNI Tak Dukung Palestina, Fahri Hamzah: Mungkin KK-nya Masih Cetakan Kolonial

Rabu, 19 Mei 2021 - 06:46 WIB
loading...
Ada WNI Tak Dukung Palestina,...
Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan jika ada seorang WNI yang tidak ikut mendukung Palestina merupakan WNI yang kemungkinan KK-nya dicetak pada zaman kolonial Belanda. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah tragedi kemanusiaan di Palestina , pro kontra masih muncul di masyarakat, termasuk warga negara Indonesia (WNI) di mana ada yang mendukung Palestina, ada juga yang tidak.

Terkait hal itu, mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah buka suara. Menurutnya, jika ada seorang WNI yang tidak ikut mendukung Palestina merupakan WNI yang kemungkinan Kartu Keluarganya (KK) dicetak pada zaman kolonial Belanda. Baca juga: Pesan Menohok Bocah Palestina kepada AS: Setop Beri Senjata Pada Israel

“...dan yang tidak berdiri bersama bangsa #Palestinian mungkin kartu keluargnya masih cetakan kolonial. Indonesia sejati berdiri bersama dan untuk kemerdekaan bangsa Palestina..” #WeStandWithPalestine #IndonesiaStandsWithPalestine,” cuit Fahri dalam akun pribadinya @Fahrihamzah, Rabu (19/5/2021) dini hari.

Beberapa jam sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPN Gelora Indonesia ini menjelaskan dukungan kemerdekaan terhadap Palestina itu bukan tanpa sebab. Pasalanya, pada awal kemerdekaan Indonesia, Palestina lah yang paling pertama memberikan pengakuannya.

“...seandainya, kemerdekaan negeriku adalah hadiah, dan bukan amarah melawan penjajah, tentu aku takkan marah melihat #BangsaPalestina masih terjajah. Lalu, mereka yang pertama memberikan pengakuan pada kemerdekaan kita...bahkan sebelum proklamasi...kurang apa?” #MarahlahMerah,” tulis Fahri, Selasa (18/5/2021).

Selain itu, politikus asal Nusa Tenggara Barat ini juga menyindir orang-orang yang tidak bisa membedakan antara penjajah dan dijajah sebagai WNI ber-KTP palsu. Baca juga: Mantan Kepala BIN Hendropriyono: Palestina dan Israel Bukan Urusan Kita

“Kalau ada orang Indonesia yg mulai samar pengertian-nya tentang perbedaan antara penjajah dengan yang dijajah berarti KTP-nya palsu,” cuit Fahri.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Rekomendasi
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Berita Terkini
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved