Sejumlah Mantan Pimpinan KPK Sambut Baik Sikap Jokowi Soal Polemik Hasil TWK

Senin, 17 Mei 2021 - 18:03 WIB
loading...
Sejumlah Mantan Pimpinan...
Sejumlah mantan Pimpinan KPK ramai-ramai mendukung langkah Presiden Jokowi terkait hasil tes wawasan kebangsaan pegawai Lembaga Antikorupsi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejumlah mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ramai-ramai mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Lembaga Antikorupsi. Jokowi meminta hasil tes tersebut tidak jadi alasan membebastugaskan 75 pegawai KPK.

Wakil Ketua KPK periode 2007-2011 M Jasin dalam konfrensi bertema 'Menelisik Pelemahan KPK Melalui Pemberhentian 75 Pegawai' mengatakan, pernyataan Presiden Jokowi harus disambut dengan baik dan harus segera disebarluaskan. "Saya kira itu pernyataan presiden hal positif. Kita harus kumandangkan juga bahwa Presiden sudah menyatakan seperti ini," kata Jasin yang disiarkan akun Youtube Indonesia Corruption Watch, Senin (17/5/2021). Baca juga: Jokowi Tegaskan TWK Tidak Serta Merta Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK

Menurut Jasin, hal yang tepat dilakukan Jokowi sebagai penegasan dalam menyikapi polemik terkait TWK tersebut. Pegawai yang tidak lolos mestinya diberikan pemahaman tambahan. "Pembekalan agar mereka (pegawai KPK) lebih mantap lagi," ucap Jasin. Baca juga: Presiden Jokowi: Alih Status Menjadi ASN Tak Boleh Rugikan Pegawai KPK

Hal senada juga dikatakan Ketua KPK periode 2010-2014 Busyro Muqoddas, dia mengaku berterima kasih atas sikap Jokowi. Dia meminta Jokowi untuk menyikapi lebih lanjut dengan menyatakan TWK tidak sesuai kaidah yang berlaku. "Pernyataan bahwa proses seleksi wawasan kebangsaan itu adalah ilegal, bertentangan dengan hukum, dengan kaidah moral," tegas Busyro.

Sementara itu, Ketua KPK periode 2015-2019 Agus Rahardjo juga mendesak Firli Bahuri untuk mematuhi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. Bahwa, proses peralihan status pegawai KPK menjadi ASN tak boleh merugikan semua pihak. "Cukup pimpinan KPK kemudian melaksanakan itu (putusan) MK, sesuai dengan undang-undang. Kalau enggak ada yang di undang-undang jangan kemudian mengada-ada," ujar Agus.

Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 Saut Situmorang menilai persoalan 75 pegawai yang tidak lolos TWK dan sempat dinyatakan dibebastugaskan sudah selesai dengan adanya sikap Jokowi. Kini saatnya mengawal KPK terhadap persoalan lain. "Kalau enggak ngerti juga menjabarkan apa yang disampaikan Presiden waduh enggak ngerti lagi saya. Tinggal kita masuk ke yang lain lagi," bebernya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Rekomendasi
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Gol Dramatis Amad Diallo...
Gol Dramatis Amad Diallo Antar Pantai Gading Tundukkan Ekuador
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Infografis
Jokowi Soal Kasus Rafael...
Jokowi Soal Kasus Rafael Alun dan Eko: Pantas Rakyat Kecewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved