Mutasi Baru Covid-19 Kembali Ditemukan, Menkes Minta Testing dan Tracing Digenjot

Senin, 17 Mei 2021 - 15:59 WIB
loading...
Mutasi Baru Covid-19...
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar protokol kesehatan disiplin dijalankan menyusul ditemukannya kembali mutasi baru Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar protokol kesehatan disiplin dijalankan. Selain itu juga meminta agar pemerintah daerah menggenjot testing dan tracing.

Dia mengatakan salah satu alasannya adalah kembali ditemukannya kasus mutasi baru dari Covid-19. “Kenapa ? Karena kita kembali kita memonitor setiap minggu adanya mutasi baru. Minggu lalu kita ketemu dua lagi mutasi baru. Dua-duanya terjadi di Jawa Timur. Dua-duanya merupakan pekerja migran Indonesia yang datang dari Malaysia. Mereka membawa satu mutasi dari Afrika Selatan dan satu mutasi dari London,” katanya dalam konferensi persnya, Senin (17/5/2021). Baca juga: Menkes Sebut Pandemi Paling Cepat Selesai 2 Tahun bahkan Ada Sampai Sekarang

Budi mengingatkan penularan dari varian baru ini lebih tinggi. Oleh karena itu yang harus dilakukan adalah memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik. “Memakai masker terutama.Untuk kita sebagai kepala daerah, kepala RT, lurah, kapolda, pangdam, gubernur tolong pastikan protokol PPKM mikronya dijalankan sebaik-baiknya,” ujarnya Baca juga: Mutasi Baru Covid-19 Banyak Ditemukan Sulawesi, Kalimantan dan Bali

Sementara itu untuk testing minimal 1 per 1.000 penduduk yang dites per minggu. Kemudian tracing minimal 15 kontak erat dalam waktu 72 jam. “Dan testing kalau bisa dilakukan sebanyak-banyaknya. Tidak usah takut kelihatan banyak. Sebab itu lebih baik karena kita bisa mendeteksi pergerakan mutasi baru,” pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
LSP Hukum Kesehatan...
LSP Hukum Kesehatan Indonesia Diresmikan, BNSP: Perkuat Penyelesaian Sengketa Medis
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Rekomendasi
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved