Romo Benny: Serangan Israel Tidak Bisa Dibenarkan Terus Terjadi

Jum'at, 14 Mei 2021 - 07:20 WIB
loading...
Romo Benny: Serangan...
Rohaniawan Katolik Romo Antonius Benny Susetyo. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penyerangan Kepolisian Israel kepada warga Palestina menyita perhatian banyak pihak di Tanah Air. Tak terkecuali, rohaniawan Katolik Romo Antonius Benny Susetyo. Romo Benny menilai tekanan masyarakat internasional diperlukan untuk menghentikan serangan Israel ke Gaza, Palestina.

"Dibutuhkan tekanan masyarakat internasinal untuk mengadakan gencatan senjata dengan melobi negara Uni Soviet dan Amerika Serikat menekan Israel mengadakan perundingan," katanya kepada SINDOnews, Jumat (14/5/2021).

Menurut Romo Benny, tragedi Gaza adalah tragedi hancurnya keadaban kemanusiaan. "Karena serangan rudal Israel tidak bisa dibenarkan terus-menerus terjadi," kata Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pengarahan Ideologis Pancasila ini.

Baca juga: Konflik Israel-Palestina, DPD RI Desak Pemerintah Aktif Galang Kekuatan Internasional

Dia berpendapat, serangan yang melukai masyarakat sipil sebagai korban merupakan keganasan mesin perang. "Saatnya dunia intenasional turun tangan pemutus tali kekerasan dan mengupayakan perdamaian yang permanen," katanya.

Romo Benny melanjutkan, dengan mengakhiri lewat perundingan internasional, karena dibutuhkan kemauan dari komunitas internasional untuk menekan Israel untuk mau berunding. "Dengan mencari solusi yang permanen dalam menciptakan perdamaian sejati antara Israel dan Palestina," katanya.

Baca juga: Potret Penampilan Gal Gadot yang Tuai Kritik karena Cuitan Konflik Israel-Palestina
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Rekomendasi
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Berita Terkini
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved