Kerap Dibully Netizen, Begini Ungkapan Hati Mahfud MD

Kamis, 13 Mei 2021 - 21:47 WIB
loading...
Kerap Dibully Netizen,...
Menko Polhukam M Mahfud MD. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sikap dan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD sering menjadi sorotan pengguna media sosial (medsos) netizen.

Bahkan tidak jarang, Mahfud menjadi "sasaran" bully netizen. Kendati demikian Mahfud menegaskan tetap fokus melakukan kebaikan dan menjalankan tugas-tugasnya sebagai abdi negara.

Dia mengaku tidak memiliki waktu untuk melayani sebagian netizen yang mem-bully dirinya. "Kita melakukan kebaikan pasti ada yang mendukung, di saat yang sama ada pihak lain yang akan menyerang," ujar Mahfud dalam silaturrahmi di peringatan hari ulang tahunnya yang ke-64 secara virtual dengan MMD Initiative, Kamis (13/5/2021).Baca juga: Kutuk Serangan Israel, Fadli Zon Beri Sebilah Keris ke Dubes Palestina

Dalam acara peringatan ulang tahun yang berbalut silaturahmi Idul Fitri ini, hadir sejumlah pengurus MMD Initiative seperti Asmai Ishak, Aries Margono, Mabroer MS dan lainnya.

Hadir sejumlah Staf Khusus Menko Polhukam seperti Rizal Mustary, Erwin Moeslimin Singajuru, Budi Kuncoro, dan Imam Marsudi.

Ada juga tokoh lain juga mengikuti silaturahmi tersebut, seperti mantan Ketua Komisioner LPS Halim Alamsyah, Staf Khusus Wapres KH Masduki Baidlowi, dan Tokoh Ulama Madura KH Malik Madani.

Mahfud mengaku tidak perlu membuang waktu melayani para pembully. Dia menganggap aktivitas para pembully ini adalah sesuatu yang biasa di era kemajuan perkembangan teknologi informasi.

"Memang kita dihadapkan dengan masyarakat yang begitu, didukung dengan perkembangan IT yang tidak bisa kita kontrol. Jadi bagi saya, bullying ya biasa aja," tuturnya.

Menurut dia, saat ini fokusnya mendedikasikan diri dengan segenap kekuatan dan kemampuannya untuk kebaikan bangsa dan negara. "Saya harus terus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara selagi saya mampu dan bisa," tandasnya.Baca juga: Erdogan kepada Putin: Israel Harus Diberi Pelajaran

Apalagi kata Mahfud, praktik penyimpangan seperti korupsi hampir terjadi di semua bidang dan sektor. Sementara, tidak semua sektor bisa diperbaikinya karena keterbatasan kewenangan dan tugasnya saat ini.

Mahfud juga mengaku sudah selesai dengan kepentingan dan urusan dirinya sendiri. Selain menggunakan kewenangannya untuk memperbaiki yang menjadi tugasnya untuk dibenahi, Mahfud juga berusaha menjadi contoh baik bag8 pejabat lainnya.

"Coba sebut bagian mana yang tidak ada penyimpangan, yang tidak ada korupsinya. Tapi karena keterbatasan kewenangan, yang bisa saya lalukan sekurang-kurangnya memberi contoh sebagai pejabat bersih. Anak saya sudah bekerja semuanya, mau apalagi?" tuturnya.

Mahfud menyampaikan rasa terima kasih kepada segenap pihak yang sudah memberikan dukungan moril kepadanya selama ini. "Terima kasih atas dukungan dan doa anda semua," tutur Mahfud MD.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Mahfud MD Ungkap Nasib...
Mahfud MD Ungkap Nasib Komisi Reformasi Polri usai Serahkan Rekomendasi ke Prabowo
Komisi Reformasi Tak...
Komisi Reformasi Tak Usulkan Polri di Bawah Kementerian, Mahfud: Secara Politis Lebih Aman
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Rupiah Anjlok ke Rp17.845,...
Rupiah Anjlok ke Rp17.845, Disorot DPR hingga Jadi Lelucon Satir Netizen
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
Rekomendasi
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
5 Negara dengan Netizen...
5 Negara dengan Netizen Paling Tidak Sopan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved