Fahri Hamzah: Hentikan Agresi Israel ke Palestina Pak Presiden
Rabu, 12 Mei 2021 - 15:32 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah meminta Presiden Jokowi menghentikan agresi militer Israel ke Palestina. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta turun tangan mendorong PBB dan komunitas internasional untuk mendesak Israel menghentikan agresi militernya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah mengatakan serangan udara Israel ke jalur gaza pada 11 Mei 2021 telah menewaskan 26 orang.
"Sehari sebelumnya tentara Israel juga menembaki warga Palestine yang sedang menjalankan sholat taraweh di Masjid Al Aqsa. Indonesia harus bertindak, hentikan agresi Pak Presiden (Jokowi)," ujar Fahri dalam keterangannya, Rabu (12/5/2021). Baca juga: Roket Gaza Sudah Membunuh 5 Warga Israel, Zionis Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan
Fahri menambahkan, UUD NRI 1945 mengamanahkan sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. "Sekarang, ketika kebiadaban dan agresi mencipta memar di wajah kemanusiaan Palestina, maka kita menjadi tersadar. Indonesia tidak boleh diam, tapi juga memerlukan lebih dari sekedar kata-kata dan sikap," tegasnya. Baca juga: Tegas! MUI Minta Anggota OKI Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel
Dia menuturkan, salah satu tujuan mendirikan Republik Indonesia adalah Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Oleh sebab itu, maka sesuai dengan amanah dalam pembukaan UUD194, mengharuskan Indonesia melaksanakan ketertiban dunia agar agresi Israel bisa dihentikan.
"Tangis perempuan dan anak-anak Palestina memekak telinga, tangis bayi dan nestapa terlalu kasat mata. Kehancuran rumah dan tempat ibadah, terutama Masjid Al-Aqsa sebagai kiblat pertama," ujarnya mantan Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini.
"Sehari sebelumnya tentara Israel juga menembaki warga Palestine yang sedang menjalankan sholat taraweh di Masjid Al Aqsa. Indonesia harus bertindak, hentikan agresi Pak Presiden (Jokowi)," ujar Fahri dalam keterangannya, Rabu (12/5/2021). Baca juga: Roket Gaza Sudah Membunuh 5 Warga Israel, Zionis Kerahkan 5.000 Tentara Cadangan
Fahri menambahkan, UUD NRI 1945 mengamanahkan sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. "Sekarang, ketika kebiadaban dan agresi mencipta memar di wajah kemanusiaan Palestina, maka kita menjadi tersadar. Indonesia tidak boleh diam, tapi juga memerlukan lebih dari sekedar kata-kata dan sikap," tegasnya. Baca juga: Tegas! MUI Minta Anggota OKI Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel
Dia menuturkan, salah satu tujuan mendirikan Republik Indonesia adalah Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Oleh sebab itu, maka sesuai dengan amanah dalam pembukaan UUD194, mengharuskan Indonesia melaksanakan ketertiban dunia agar agresi Israel bisa dihentikan.
"Tangis perempuan dan anak-anak Palestina memekak telinga, tangis bayi dan nestapa terlalu kasat mata. Kehancuran rumah dan tempat ibadah, terutama Masjid Al-Aqsa sebagai kiblat pertama," ujarnya mantan Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini.
Lihat Juga :