Gatot Nurmantyo-Rizal Ramli Terkendala Dukungan Parpol

Selasa, 11 Mei 2021 - 11:22 WIB
loading...
Gatot Nurmantyo-Rizal...
Gatot Nurmantyo, LaNyalla Mahmud Mattalitti, dan Rizal Ramli di sebuah acara. Foto/Haryudi
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai duet mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo (GN) dengan ekonom senior Rizal Ramli (RR) di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 sulit diperhitungkan. Dedi pun memberikan beberapa alasannya.

"Gatot-Rizal Ramli atau sebaliknya sulit diperhitungkan, selain karena loyalisnya masih cukup minim, juga nuansa dukungan parpol belum terlihat," kata Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews, Selasa (11/5/2021).

Dedi berpendapat, walaupun Gatot Nurmantyo dan Rizal Ramli memiliki kapasitas kepemimpinan, namun hal tersebut dinilai masih kurang cukup. "Kita tidak hanya bicara kecakapan leadership," katanya.

Baca juga: Gatot Nurmantyo-Rizal Ramli Bersatu, Refly Harun: Betapa Kuatnya Tim Itu

Namun, kata dia, keterusungan politik juga harus dihitung. "Kecuali jika kelompok oposisi saat ini satu suara, dan itu pun masih sulit memenangi kontestasi," katanya.

Dedi menambahkan, sepanjang Undang-Undang Pemilu masih menggunakan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold, maka kelayakan pencapresan itu masih dikuasai parpol.

Baca juga: Punya Darah Kepemimpinan yang Kuat, Rizal Ramli-Gatot Nurmantyo Pantas Menjadi Calon Presiden

Diberitakan SINDOnews sebelumnya, Refly Harun, ahli hukum tata negara yang juga mengamati perpolitikan Tanah Air, menilai sosok ekonom Rizal Ramli dan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo sangat pantas menjadi calon presiden. Kalau keduanya ikut bertarung, bakal seru.

Menurut Refly, kalau berdasarkan kemapanan survei, calon-calon presiden yang paling potensial itu adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Tetapi, kata Refly, ada dua tokoh di luar pemerintahan yang punya darah kepemimpinan yang kuat yaitu Rizal Ramli dan Gatot Nurmantyo.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Singgung Maju Mundur...
Singgung Maju Mundur Komite Reformasi Polri, Gatot Nurmantyo Bicara Mafia
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Menakar Kans Gatot Nurmantyo...
Menakar Kans Gatot Nurmantyo Jadi Menko Polkam
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, 2 Nama Kuat Calon Menko Polkam
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Rekomendasi
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved