Masyarakat Diminta Saling Ingatkan Tak Sebar Hoaks dan Cegah Perpecahan
Senin, 10 Mei 2021 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Sila itu memiliki pesan bahwa seharusnya bangsa Indonesia hidup rukun dan damai sehingga bisa menjadi bangsa yang tumbuh dalam kasih dan damai, menjadi masyarakat yang guyub, rukun, dan madani sesuai dcita-cita dan kepribadian bangsa.
“Namun, saat ini kita sering sekali melihat pertikaian antargolongan umat beragama, antarsuku. Hal ini sangat menyedihkan karena sudah sangat jauh dari cita-cita dan kepribadian bangsa. Hoaks dan permusuhan bukanlah ajaran agama Islam dan juga bukanlah kepribadian seorang muslim,” urai Sukidi.
Untuk itu, kata dia, sudah seharusnya masyarakat saling mengingatkan untuk tidak turut menyebarkan hoaks dan memicu perpecahan. "Karena agama Islam adalah agama yang rahmatan lil’alamin,” tambahnya.
Sukidi mengatakan Bung Karno pernah menegaskan, umat muslim harus menjadi lokomotif pergerakan perdamaian. Karena setiap bertemu sesama muslim, pasti mengucapkan salam
“Salam ini yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah semoga kedamaian bersamamu,” lanjut Sukidi. Baca juga: Relawan Bela Jokowi soal Heboh Polemik Bipang: Apanya yang Salah?
“Namun, saat ini kita sering sekali melihat pertikaian antargolongan umat beragama, antarsuku. Hal ini sangat menyedihkan karena sudah sangat jauh dari cita-cita dan kepribadian bangsa. Hoaks dan permusuhan bukanlah ajaran agama Islam dan juga bukanlah kepribadian seorang muslim,” urai Sukidi.
Untuk itu, kata dia, sudah seharusnya masyarakat saling mengingatkan untuk tidak turut menyebarkan hoaks dan memicu perpecahan. "Karena agama Islam adalah agama yang rahmatan lil’alamin,” tambahnya.
Sukidi mengatakan Bung Karno pernah menegaskan, umat muslim harus menjadi lokomotif pergerakan perdamaian. Karena setiap bertemu sesama muslim, pasti mengucapkan salam
“Salam ini yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah semoga kedamaian bersamamu,” lanjut Sukidi. Baca juga: Relawan Bela Jokowi soal Heboh Polemik Bipang: Apanya yang Salah?
(dam)
Lihat Juga :