Atasi Covid-19 Gelombang Kedua di India, Airlangga Hartarto Lepas Pengiriman Bantuan Oksigen

Senin, 10 Mei 2021 - 21:21 WIB
loading...
Atasi Covid-19 Gelombang...
Menteri Airlangga Hartarto memimpin Pelepasan Penyaluran Bantuan Oksigen untuk India terkait Pandemi Covid-19 Gelombang Ke-2 oleh Pemerintahan Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin acara Pelepasan Penyaluran Bantuan Oksigen untuk India terkait Pandemi Covid-19 Gelombang Ke-2 oleh Pemerintahan Indonesia. Acara ini digelar pada Senin (10/5/2021) di Cikande, Serang, Banten.

Baca juga: Airlangga Sebut Kedatangan Pekerja Migran Sebabkan Covid-19 Naik Tajam di 5 Provinsi

Dalam sambutannya Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan pemulihan Ekonomi nasional (KPCPEN) itu mengapresiasi Kementerian Perindustrian, serta Produsen Utama AGII salah satunya PT Samator Group. Begitu pula untuk seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyaluran bantuan oksigen untuk India terkait pandemi Covid-19 Gelombang ke-2.

“Kita semua telah mengetahui bahwa saudara kita di India sedang menghadapi gelombang besar kedua pandemi Covid-19 yang lebih berat dibandingkan gelombang pertama,” ungkap Airlangga.

Baca juga: Ke Markas Komando Marinir, Menko Airlangga Apresiasi Dedikasi TNI dalam Penanganan Covid-19

Sejak dimulainya pandemi, India telah melaporkan 21,49 juta kasus dan 234.083 kematian. Hal ini menjadikan kasus Covid-19 di India sebagai peringkat kedua tertinggi setelah USA. Saat ini India masih menghadapi 3,6 juta kasus aktif. Bahkan, dalam satu pekan terakhir, dilaporkan tambahan 1,57 juta kasus baru, dan lonjakan tinggi jumlah kematian harian.

Menurut Airlangga, gelombang kedua Covid-19 di India tak terelakkan dengan munculnya varian yang berasal dari mutasi ganda Covid-19.

Hal ini membuat situasi tereskalasi dengan cepat. Tenaga kesehatan di India berjuang di garis depan untuk menangani lonjakan jumlah pasien. Adapun, alat medis, ventilator, dan tabung oksigen untuk pasien terbatas ketersediannya.

“Kejadian ini membuat kita prihatin, dan karenanya kita perlu turun tangan untuk membantu saudara-saudara kita di sana,” ujar Airlangga.

Pemerintah Indonesia, melalui kerja sama Asosiasi Gas Industri Indonesia sebagai produsen utama gas oksigen di Indonesia, berinisiatif untuk membantu.

Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan oksigen, sebanyak 1.400 tabung oksigen di tahap pertama, dari total 3.400 tabung oksigen yang direncanakan akan dikirimkan.

Kejadian ini di India, kata Airlangga, patut menjadi pelajaran yang berharga bagi bangsa di Indonesia.

“Kita harus selalu waspada dan mengedepankan langkah-langkah antisipatif. Presiden telah memberi arahan bahwa segala upaya yang telah dilakukan dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 di Tanah Air agar tidak diubah dan ditingkatkan performanya,” tutur Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

Airlangga tak lupa mengingatkan mengingat sebentar lagi Indonesia akan menghadapi momen Lebaran Hari Raya Idul Fitri. Mobilitas warga dipastikan akan lebih padat dari biasanya, maka untuk mengantisipasi lonjakan kasus, aturan peniadaan mudik telah menjadi langkah yang tepat.

Airlangga juga menyatakan kunci pencegahan Covid-19 adalah dengan terus mendorong kepatuhan masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Saya mengajak kita semua untuk terus patuh dan disiplin, terutama dalam memakai masker, dan menghindari kerumunan. Jangan sampai kendor!” seru Airlangga.

Dalam akhir sambutannya, Airlangga menyampaikan rasa terima kasih atas pelaksanaan komitmen Kementerian Perindustrian yang telah berkoordinasi dengan Asosiasi Gas Industri Indonesia sebagai produsen gas oksigen dalam penyediaan bantuan oksigen untuk rakyat India.

Airlangga berharap semoga bantuan ini dapat membantu India dan pasien terinfeksi Covid-19 di sana untuk segera sembuh, sehingga tidak lagi terjadi korban jiwa yang berjatuhan dan gelombang kedua Covid-19 di India dapat mereda.

"Get well soon, India. Get well soon, World. Salam Sehat, Indonesia," pungkas Airlangga.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21
Kebijakan WFH ASN Berpotensi...
Kebijakan WFH ASN Berpotensi Hemat APBN Capai Rp6,2 Triliun
Breaking News! WFH ASN...
Breaking News! WFH ASN Setiap Hari Jumat
Melayat ke Rumah Duka...
Melayat ke Rumah Duka Try Sutrisno, Menko Airlangga: Kami Kehilangan Tokoh Bangsa
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Rekomendasi
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Berita Terkini
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved