Sikapi Pilpres 2024, PAN Realistis dan Masih Memantau Perkembangan

loading...
Sikapi Pilpres 2024, PAN Realistis dan Masih Memantau Perkembangan
Sekjen PAN Eddy Suparno. Foto/Tangkapan Layar
JAKARTA - Perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih sekira 3 tahun lagi, namun gaung pesta rakyat ini sudah bergema dari saat ini. Sejumlah partai politik (parpol) dan tokoh bakal calon presiden (capres) bermunculan.

Baca juga: Poros Islam untuk 2024 Hanya Akan Melebarkan Pembelahan di Masyarakat

Merespons fenomena ini, Partai Amanat Nasional (PAN) turut memberikan tanggapannya. Sekjen PAN Eddy Suparno mengatakan, walaupun 2024 masih jauh, ada beberapa dinamika politik yang harus dibaca. Di mana ini merupakan gerak gerik yang akan terus akan meningkat intensitas menjelang tahun 2024.

Baca juga: Pengamat Sebut Pilpres 2024 Diprediksi Bakal Diikuti 4 Paslon



"PAN itu kita melihat bahwa bukan hanya PAN tapi seluruh parpol bagi mereka merupakan kebanggaan jika kita mampu mengusung kadernya sendiri di dalam perhelatan pilpres. Karena apa? Mesin partai akan bekerja ekstra keras. Efek elektoralnya lebih terasa," kata Eddy dalam webinar dan diskusi publik, 'Capres 2024: Saling Intip Partai Politik', Sabtu (8/5/2021).

Eddy menambahkan, PAN memiliki rekam jejak mengusung kadernya di tahun 2004 dalam pilpres 2004 yaitu Amien Rais dan pada tahun 2014 Hatta Rajasa berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Baca juga: Tiga Kepala Daerah dari Indonesia Timur Berpeluang Masuk Bursa Pilpres 2024

"Apakah dalam hal ini PAN akan mengusung kadernya dalam pilpres 2024? Tentu kita tidak mau menutup pintu untuk itu tapi kita tidak mau menutup perkembangan yang ada," tegasnya.

Ia melanjutkan, survei yang ada posisi tiga atas itu tidak jauh hanya Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. "Hanya tiga itu saja berganti posisi saja kadang pak Prabowo di atas kadang pak Prabowo nomor tiga Anies di atas Ganjar di atas dll. Tetapi tidak jauh perbedaannya. Ini yang terus kita pantau," terangnya.

"Apakah PAN akan mendorong kadernya sendiri? Kita akan melihat dan persiapkan kader kita terbaik tapi kita akan realistis dan menjelang 2024 bagaimana caranya PAN bisa mendapatkan efek eletoral apakah itu dari kader snediri atau kader partai lain . Tapi efek elektoral harus terasa bagi PAN," tutupnya.
(maf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top