Nakes RSDC Wisma Atlet Menjerit Insentif Belum Dibayar, Kemenkes: Sebentar Lagi Cair

Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:40 WIB
loading...
Nakes RSDC Wisma Atlet...
Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes, Trisa Wahjuni Putri menegaskan bahwa insentif bulan Desember 2020, hingga April 2021 segera dibayarkan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Relawan tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran melalui surat edaran memaklumatkan Amanat Penderitaan Nakes RS Wisma Atlet meminta pemerintah agar membayarkan insentif bulan Desember 2020 hingga April 2021.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes, Trisa Wahjuni Putri menegaskan bahwa insentif bulan Desember 2020, hingga April 2021 segera dibayarkan. Baca juga: 8 Nakes Gugur Jalankan Tugas, Ahli Waris Diberikan Total Santunan Rp2,4 Miliar

“Sebentar lagi untuk yang Desember akan bisa direalisasikan. Mungkin sore ini atau besok pagi, paling lambat. Itu untuk perjalanan insentif tahun 2020 bulan Desember. Jadi untuk di pahami bersama bahwa anggarannya demikian ada prosedurnya,” ujar Trisa Konferensi Pers Insentif Tenaga Kesehatan RSDC secara virtual, Jumat (7/5/2021).

“Dan sudah dilakukan pembayaran insentif sejak bulan Maret hingga bulan November tahun 2020. Dan sudah disalurkan lebih kurang Rp63 Miliar insentif bagi relawan di Wisma Atlet selama 9 bulan sampai bulan November 2020,” sambung Trisa.

Trisa pun mengatakan bahwa insentif nakes pada bulan Desember 2020 dibayarkan pada periode pembayaran tahun 2021. “Dan bulan Desember tahun 2020, memang secara aturan tidak bisa diberikan di bulan yang sama sehingga diberikannya pada 2021.”

Sementara itu untuk tahun 2021, Trisa memastikan bahwa Rp57,97 miliar telah siap dicairkan. “Total insentif yang sedang dalam proses atau yang sudah dalam proses dan sudah direalisasikan sekitar Rp57,97 miliar dari Januari, Februari, Maret namun dalam gradasi proses-proses yang memang kami jalani,” jelas Trisa.

Trisa melanjutkan bulan Februari sebanyak Rp18,28 miliar untuk 2.409 nakes. “Yang Februari ini sebesar 18,28 miliar, ini sudah dalam proses perbaikan juga. Dari kemarin perbaiki dan hari ini kami perbaiki juga SPM-nya untuk 2.409 tenaga relawan.”

“Jadi SPM sudah kami upload ke KPPN dan ini tinggal menunggu persetujuan dari KPPN, mudah-mudahan tidak ada koreksi insya Allah karena sudah diperbaiki kesalahannya, itu untuk bulan Februari,” papar Trisa.

Kemudian untuk bulan Maret, kata Trisa, sudah masuk listing pembayaran bagi 2.457 relawan nakes dengan total Rp18,2 miliar. “Untuk bulan Maret ini total yang kami sudah identifikasi dalam listing sebanyak 2.457 relawan tenaga kesehatan ya, sebesar total insentifnya adalah 18,2 miliar. Yang bulan Maret ini sedang dalam proses pembuatan data supplier untuk SPM.” Baca juga: Jabar Perpanjang Akomodasi Nakes COVID-19 di Hotel Bintang Lima

“Jadi, itu adalah kondisi bulan per bulan yang dapat kami jelaskan. Sekiranya memang itu menjadi perhatian bersama. Kami sudah mencoba untuk mengungkapkan hal-hal yang memang dapat kami ungkapkan secara nyata,” tegas Trisa.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Berita Terkini
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved