Mengaku Kena Prank, Ketua MPR Minta Maaf Atas Lelang Motor Presiden
Jum'at, 22 Mei 2020 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Politikus Partai Golkar itu mengaku tidak enak hati terhadap Presiden Jokowi atas ‘prank’ tersebut. Sebab, konser tersebut merupakan gagasan dari pekerja seni untuk membantu bagi sesama seniman yang terdampak dari COVID-19. Bahkan, dana tersebut juga ditujukan bagi kalangan peternak, petani, dan masyarakat lainnya yang juga terdampak.
Bamsoet mengatakan pihaknya sudah pihak Polda Jambi untuk melepas pelaku. Termasuk juga pelaku penyebar berita bohong alias hoaks tentang konser amal tersebut di Kalimantan Tengah.
“Kepada kedua orang itu, kami sudah memohon kepada Polda Jambi dan Polda Kalteng untuk dilepas. Kami sendiri merasa tidak ada masalah. Tidak ada yang dirugikan, karena peminat motor presiden sangat banyak dan ingin memiliki motor presiden sebagai kenang-kenangan dan koleksi pribadi,” jelas dia.
Sebelumnya diberitakan, Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi mengatakan M Nuh (46), pemenang acara lelang sepeda motor listrik yang ditandatangani Presiden Jokowi senilai Rp2,5 miliar bukanlah seorang pengusaha. (Baca juga: Gugus Tugas Apresiasi Langkah BPOM Siapkan Laboratorium untuk Uji COVID-19)
Dalam acara lelang yang dilakukan untuk menyumbang dana bagi korban COVID-19 itu, Firman mengatakan ternyata M Nuh adalah buruh harian lepas di Jambi. Ia mengatakan, yang bersangkutan saat ini sudah diperiksa oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangannya.
Bamsoet mengatakan pihaknya sudah pihak Polda Jambi untuk melepas pelaku. Termasuk juga pelaku penyebar berita bohong alias hoaks tentang konser amal tersebut di Kalimantan Tengah.
“Kepada kedua orang itu, kami sudah memohon kepada Polda Jambi dan Polda Kalteng untuk dilepas. Kami sendiri merasa tidak ada masalah. Tidak ada yang dirugikan, karena peminat motor presiden sangat banyak dan ingin memiliki motor presiden sebagai kenang-kenangan dan koleksi pribadi,” jelas dia.
Sebelumnya diberitakan, Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi mengatakan M Nuh (46), pemenang acara lelang sepeda motor listrik yang ditandatangani Presiden Jokowi senilai Rp2,5 miliar bukanlah seorang pengusaha. (Baca juga: Gugus Tugas Apresiasi Langkah BPOM Siapkan Laboratorium untuk Uji COVID-19)
Dalam acara lelang yang dilakukan untuk menyumbang dana bagi korban COVID-19 itu, Firman mengatakan ternyata M Nuh adalah buruh harian lepas di Jambi. Ia mengatakan, yang bersangkutan saat ini sudah diperiksa oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangannya.
(kri)
Lihat Juga :