Tausiah di Depan Sekjen Parpol Koalisi, Gus Miftah Beberkan 4 Kategori Orang Islam di Indonesia
Kamis, 06 Mei 2021 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Yang kedua, orang yang secara agama berakidah ahlul sunnah wal jamaah, namun ideologi negaranya adalah khilafah. "Ini adalah orang-orang yang sangat menipu. Kenapa? Akidahnya sama dengan kita tetapi ideologi berbangsanya adalah khilafah dan ini sangat berbahaya," tutur Gus Miftah.
Yang ketiga, adalah di dalam beragama bukan ahlus sunnah wal jamaah, namun masih memiliki ideologi Pancasila dalam bernegara. Keempat, adalah yang beragama tak berakidah ahlus sunnah wal jamaah dan dalam bernegara memiliki ideologi khilafah. Baca juga: Pengamat Prediksi Ada 3 Koalisi di Pilpres 2024
Dia mengatakan hal itu untuk menekankan bahwa ada misi yang harus dikerjakan oleh orang Indonesia. Yakni menjaga keberlangsungan ahlus sunnah wal jamaah dan menjaga kelangsungan NKRI yang berideologikan Pancasila.
Baginya, Indonesia adalah rumah besar dengan enam kamar keagamaan. Jika Pancasila dipahami dan diyakini dengan baik, Gus Miftah mengatakan setiap orang akan kembali ke kamarnya masing-masing.
"Yang masalah kalau kita justru masuk ke kamar orang lain, tidur dan bahkan ngompol di sana. Maka masyarakat harus pahami Pancasila, apapun agamanya," tutur dia.
Yang ketiga, adalah di dalam beragama bukan ahlus sunnah wal jamaah, namun masih memiliki ideologi Pancasila dalam bernegara. Keempat, adalah yang beragama tak berakidah ahlus sunnah wal jamaah dan dalam bernegara memiliki ideologi khilafah. Baca juga: Pengamat Prediksi Ada 3 Koalisi di Pilpres 2024
Dia mengatakan hal itu untuk menekankan bahwa ada misi yang harus dikerjakan oleh orang Indonesia. Yakni menjaga keberlangsungan ahlus sunnah wal jamaah dan menjaga kelangsungan NKRI yang berideologikan Pancasila.
Baginya, Indonesia adalah rumah besar dengan enam kamar keagamaan. Jika Pancasila dipahami dan diyakini dengan baik, Gus Miftah mengatakan setiap orang akan kembali ke kamarnya masing-masing.
"Yang masalah kalau kita justru masuk ke kamar orang lain, tidur dan bahkan ngompol di sana. Maka masyarakat harus pahami Pancasila, apapun agamanya," tutur dia.
Lihat Juga :