PKS Tagih Janji Mensos Risma Berikan Bansos ke Suku Anak Dalam
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:46 WIB
loading...
Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf mengaku akan membantu advokasi aspirasi Suku Anak Dalam di Jambi saat rapat kerja dengan Mensos, Tri Rismaharini di Parlemen nantinya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf mengaku akan membantu advokasi aspirasi Suku Anak Dalam di Jambi saat rapat kerja dengan Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini atau Risma di Parlemen nantinya. Diketahui sebelumnya, Suku Anak Dalam di Jambi menagih janji Mensos Risma untuk memberikan bantuan sosial (bansos).
Hal ini diungkapkan oleh Ngelembo, salah satu kepala suku atau Tumenggung SAD yang turut hadir saat menerima kunjungan Mensos beserta jajarannya di wilayahnya pada pekan kedua Maret 2021. Menurut Ngelembo, Risma berjanji untuk memberikan bantuan sosial paling tidak sebulan setelah kunjungannya tersebut. Baca juga: Tolak Tambang Batu Bara, Warga Suku Anak Dalam di Tebo Siap Lawan
Kendati telah lewat dari batas waktu yang dijanjikan, bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tidak kunjung datang. “Kami akan tagih janji tersebut dalam waktu dekat. Jika ia lupa, akan kami ingatkan. Jika ia abai, akan kami beri teguran,” ujar Bukhori dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/5/2021).
Ketua DPP PKS ini berpendapat tidak sepatutnya Suku Anak Dalam dikapitalisasi menjadi objek pencitraan Mensos. Sebab, kata dia, Suku Anak Dalam adalah kelompok masyarakat yang memegang teguh nilai moralitas.
Salah satunya, prasangka baik terhadap seseorang. Sehingga, mudah bagi mereka untuk menaruh kepercayaan terhadap orang lain. Maka itu, Bukhori memperingatkan Risma untuk tidak sebatas umbar janji tetapi nihil pembuktian terhadap Suku Anak Dalam itu.
Hal ini diungkapkan oleh Ngelembo, salah satu kepala suku atau Tumenggung SAD yang turut hadir saat menerima kunjungan Mensos beserta jajarannya di wilayahnya pada pekan kedua Maret 2021. Menurut Ngelembo, Risma berjanji untuk memberikan bantuan sosial paling tidak sebulan setelah kunjungannya tersebut. Baca juga: Tolak Tambang Batu Bara, Warga Suku Anak Dalam di Tebo Siap Lawan
Kendati telah lewat dari batas waktu yang dijanjikan, bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tidak kunjung datang. “Kami akan tagih janji tersebut dalam waktu dekat. Jika ia lupa, akan kami ingatkan. Jika ia abai, akan kami beri teguran,” ujar Bukhori dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/5/2021).
Ketua DPP PKS ini berpendapat tidak sepatutnya Suku Anak Dalam dikapitalisasi menjadi objek pencitraan Mensos. Sebab, kata dia, Suku Anak Dalam adalah kelompok masyarakat yang memegang teguh nilai moralitas.
Salah satunya, prasangka baik terhadap seseorang. Sehingga, mudah bagi mereka untuk menaruh kepercayaan terhadap orang lain. Maka itu, Bukhori memperingatkan Risma untuk tidak sebatas umbar janji tetapi nihil pembuktian terhadap Suku Anak Dalam itu.
Lihat Juga :