Belum Ada yang Dominan, Elektabilitas 4 Tokoh Ini Bersaing Ketat

loading...
Belum Ada yang Dominan, Elektabilitas 4 Tokoh Ini Bersaing Ketat
Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil menempati posisi teratas tokoh yang diinginkan menjadi capres 2024. Foto/ist
JAKARTA - Ganjar Pranowo, Anies Baswedan , Prabowo Subianto, dan Ridwan Kamil menjadi tokoh paling diminati menjadi calon presiden di Pilpres 2024 berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia .

“Pertanyaan Pilpres semi terbuka 17 nama. Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ridwan Kamil adalah empat nama teratas dan relatif berimbang sebagai capres pilihan saat ini. Nama-nama lain yang cukup didukung namun lebih sedikit antara lain Sandiaga Uno dan AHY,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Kepuasan terhadap Ekonomi dan Demokrasi Sama-Sama Buruk

Burhan menguraikan, Ganjar Pranowo 15,7%, Anies Baswedan 14,6%, Prabowo Subianto 11,1%, Ridwan Kamil 10%, Sandiaga Uno 8,1%, AHY 6,4%. Sementara Puan Maharani, Khofifah Indar Parawansa, Airlangga Hartarto, Gatot Nurmantyo, Mahfud MD, Erick Thohir, Tito Karnavian di bawah 3%-0,5%.

Lalu, Maruf Amin, Bambang Soesatyo, Muhaimin Iskandar dan Budi Gunawan hanya mendapat kurang dari 0,5%. Dan 24,1% responden tidak mau menjawab.



Burhan mengakui bahwa 4 nama tersebut mendapatkan elektabilitas yang tinggi, tetapi sampai saat ini belum ada nama calon presiden (capres) yang dominan. Sementara, masyarakat yang belum menjawab juga jauh lebih banyak ketimbang elektabilitas tokoh teratas itu.

Baca juga: Anies Safari ke Daerah, Pengamat Sebut Bangun Jaringan untuk Pilpres 2024

“Terkait politik pemilu, survei menemukan bahwa saat ini beberapa nama sudah mendapatdukungan cukup besar sebagai capres namun belum dominan, yakni Ganjar Pranowo,Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ridwan Kamil. Nama-nama lain juga cukupdidukung meski lebih sedikit seperti Sandiaga Uno dan AHY. Masih cukup banyak wargayang belum menjawab,” paparnya.

Survei yang diselenggarakan pada April 2021 ini menggunakan kontak telepon terhadap 1.200 responden, yang dipilih acak dengan metode simple random sampling dari kumpulan sampek acak survei tatap muka selama Maret 2018-Maret 2020 yang beerasal dari seluruh provinsi. Survei ini memiliki toleransi kesalahan (margin of error) +- 2,9% pada tingkat kepecrcayaan 95%.
(muh)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top