Jokowi: Penggunaan Iptek dan Dukungan Negara Lain Penting untuk Atasi Covid-19

Selasa, 04 Mei 2021 - 11:13 WIB
loading...
Jokowi: Penggunaan Iptek...
Presiden Jokowi menekankan pentingnya penggunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta dukungan negara lain untuk menangani pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, disiplin protokol kesehatan, pelaksanaan vaksinasi dan tracing, testing, treatment (3T) membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Selain itu, Kepala Negara juga mengingatkan pentingnya penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 ini memberikan pelajaran yang luar biasa dalam perencanaan pembangunan kita. Pertama, sebaik apapun perencanaan yang sudah kita buat, kita juga harus siap untuk melakukan perubahan secara cepat. Untuk menyesuaikan dengan tantangan dan peluang- peluang," kata Jokowi saat membuka Musrenbangnas 2021 Kementerian Bappenas, Selasa (4/5/2021). Baca juga: Kemenkes Sebut B1617 Ditemukan di Warga Negara India dan WNI

Eksekusi perencanaan harus berubah mengikuti tantangan dan peluang yang bergerak secara dinamis. Namun, kata Jokowi, tujuan utama perencanaan pembangunan tidak boleh berubah yakni untuk menyejahterakan rakyat demi kemajuan bangsa. Karena itulah, dukungan dan sinergi dari berbagai pihak amat dibutuhkan di tengah musibah pandemi Corona. "Yang tidak berubah adalah tujuan utamanya yaitu untuk menyejahterakan rakyat, untuk memajukan bangsa. Tetapi, caranya sering kali harus berubah karena tantangan dan peluangnya setiap saat juga bisa berubah-ubah," ucapnya. Baca juga: Update, 4.472 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

Sinergi kekuatan bangsa untuk menghadapi masalah kesehatan dan ekonomi akibat pandemi corona mutlak harus dilakukan agar Indonesia bisa keluar dari bencana global. Kemandirian untuk memproduksi alat kesehatan dan juga obat-obatan harus mendapatkan dukungan dalam kondisi seperti sekarang ini. Tak kalah penting, lanjut Jokowi, dukungan dari negara lain kepada Indonesia sangat diperlukan.

"Kedua, kita butuh sinergi kekuatan bangsa untuk memecahkan masalah yang kita hadapi, masalah kesehatan, masalah perekonomian. Disiplin prokes, testing, tracing, dan treatment dan vaksinasi membutuhkan dukungan dari semua, dari seluruh komponen bangsa, butuh keaktifan dari seluruh jajaran pemerintahan, dari pusat sampai daerrah, demikian pula produktivitas dari kalangan industri yang kecil sampai yang besar untuk memproduksi alkes dan obat, juga dukungan dari negara lain ini juga sangat diperlukan," terang Jokowi.

Di saat yang sama, penggunaan Iptek mutakhir semakin tidak bisa dihindarkan. Karena itu, Jokowi ingin jajarannya menerapkan Iptek dalam pelayanan masyarakat, pendidikan, bisnis, dan teknologi dalam bidang kesehatan. "Ketiga, penggunaan Iptek mutakhir semakin tidak bisa kita hindarkan. Ketika pelayanan pemerintahan, pelayanan pendidikan dan bisnis ritel tidak bisa secara luring, kita harus berubah cepat menggunakan instrumen online atau daring. Ketika kita butuh data yang cepat dan akurat, data yang terintegrasi yang kita butuhkan adalah teknologi digital. Ketika kita butuh obat, butuh vaksin, butuh alkes, yang kita butuhkan untuk cepatnya adalah kita butuh teknologi," pungkas Jokowi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Tuding OCCRP Proksi...
Tuding OCCRP Proksi untuk Sudutkan Jokowi, Joman: Kita Pantas Curiga!
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Ini Riwayat Pendidikan...
Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Jokowi Apresiasi Pertemuan...
Jokowi Apresiasi Pertemuan Prabowo-Megawati
Rekomendasi
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Obat Rumahan untuk Atasi...
Obat Rumahan untuk Atasi Penyakit Maag dan Asam Lambung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved