Wapres Ma'ruf Amin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

Senin, 03 Mei 2021 - 16:29 WIB
loading...
Wapres Maruf Amin Dorong...
Wapres KH Maruf Amin saat berbicara dalam seminar bertema Membangun Kemandirian Pangan Keluarga untuk Mempekuat Ketahanan Pangan Nasional. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Perempuan, terutama ibu rumah tangga diharapkan bisa menjadi agen perubahan membangun kemandirian pangan keluarga untuk memperkuat ketahanan pangan nasional .

Hal tersebut adalah salah satu pokok bahasan dalam seminar penguatan pangan Nasional yang mengangkat tema Membangun Kemandirian Pangan Keluarga untuk Mempekuat Ketahanan Pangan Nasional.”

Seminar digagas Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga, Majelis Ulama Indonesia (PRK MUI) bersama Kementerian Pertanian dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dibuka langsung Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin yang juga sebagai keynote speaker.

"Di saat bangsa Indonesia hadapi Covid 19 dibutuhkan ketahanan pangan yang dimulai dari keluarga. Ketahanan pangan keluarga ini nantinya akan menjadi muara untuk kesejahteraan bangsa," tutur Ma'ruf Amin dalam sambutannya. Baca juga: Catatan Wapres Soal Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah: Kurang Agresif

Sementara itu, Ketua Komisi PRK MUI Siti Ma'rifah menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk optimisme di tengah situasi pandemi Covid-19. Perempuan mempunya peran penting untuk membantu ketahanan pangan yang dimulai dari keluarga.

"Isu ketahanan pangan sangat erat kaitannya dengan kemiskinan, karena dalam konteks pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan merupakan faktor kunci pengurangan penduduk miskin," kata Siti Marifah.

Seminar diikuti kurang lebih 1.000 peserta online dan sebagian berjumlah 50 orang hadir langsung dengan mengikuti protokol kesehatan ketat di Hotel Grand Melia, Jakarta, Senin 3 Mei 2021. Peserta bisa mengikuti melalui official akun Youtube TV MUI. Baca juga: Wapres Ingin BPD Ikuti Jejak BSI: Jadi Bank Syariah

Seminar ini juga menghadirkan Direktur Utama PT RNI Arief Prasetyo Ad i. Sementara itu, Ketua Umum MUI Pusat, KH Miftachul Akhyar mewakili jajaran pimpinan MUI, dan Dr Jaenal Effendy perwakilan dari DSN MUI.

Dari sisi pemerintah, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi juga turut memberikan pengetahuan pentingnya ketahanan pangan dengan materi "Kebijakan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Kemandirian Pangan".

Pembicara lainnya adalah Direktur PT RNI, Arief Prasetyo memberikan tema cukup menarik mengenai pemerataan dan keterjangkauan pangan dalam masyarakat.

Kemudian Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga Amany Lubis mengangkat tema Ketahanan Pangan Keluarga Menuju Ketahanan Nasional dalam Perspektif Islam.

Kepala Badan Pengkajian Investasi dan Dada Sosial IPB Jaenal Effendy menjelaskan soal Kemandirian pangan keluarga muslim dalam menyongsong bonus demografi.

Menurut Ketua Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (PRK MUI) Amany Lubis, seminar ini digelar untuk menanggapi isu ketersediaan dan aksesbilitas pangan masyarakat sebagaimana yang dituangkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 1996.

Dia juga berharap seminar ini bisa mendorong penguatan ketahanan pangan Nasional yang lebih tangguh dan berkelanjutan sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan penduduk Indonesia secara kualitas maupun kuantitas.

Selain itu, menurut dia, Islam selama ini telah memberikan pedoman dengan jelas bagaimana seharusnya kemandirian pangan dilaksanakan dalam kehidupan, terutama dapat dimulai dari diri sendiri atau keluarga (rumah tangga). Pembangunan ketahanan dan kemandirian pangan yang dimulai dari rumah tangga (mikro) tentu secara makro akan terwujud pula.

Dia mengatakan, Islam juga telah mengatur tentang kategori pangan yang baik dan ideal bagi manusia. Dalam Islam, makanan dikatakan aman apabila memenuhi dua hal pokok, yaitu halal dan baik (tayib).

Makanan dikatakan halal apabila memenuhi kaidah syar’i dan bukan pertimbangan lainnya, sedangkan baik pertimbangannya selain halal juga kesehatan tubuh.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Momen Prabowo Panen...
Momen Prabowo Panen Raya Jagung di Tuban, Naiki Alat Berat hingga Pakai Topi Koboi
Polri Target Bangun...
Polri Target Bangun 1.500 SPPG di Indonesia pada 2026
Didampingi Kapolri,...
Didampingi Kapolri, Prabowo Resmikan 10 Gudang Ketahanan Pangan-SPPG Polri di Tuban
Produksi Beras Naik...
Produksi Beras Naik Sebentar
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
Ini Cara DKI Jaga Stabilitas...
Ini Cara DKI Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved