Tunduk pada Pancasila, Tangkal Radikalisme di Kampus

Minggu, 02 Mei 2021 - 22:06 WIB
loading...
Tunduk pada Pancasila,...
refleksi Hari Pendidikan Nasional bertajuk Pembumian Ideologi Pancasila di Kalangan Mahasiswa sebagai Upaya Melawan Radikalisme di Kampus yang digelar di Aula Garuda Mukti, Kampus C, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/5/2021).
A A A
SURABAYA - Peran civitas akademika sebagai agen perubahan sangat fundamental. Salah satunya untuk menangkal praktik radikalisme di lingkungan kampus. Hal ini mengemuka dalam seminar refleksi Hari Pendidikan Nasional bertajuk 'Pembumian Ideologi Pancasila di Kalangan Mahasiswa sebagai Upaya Melawan Radikalisme di Kampus' yang digelar di Aula Garuda Mukti, Kampus C, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/5/2021).

Keynote speaker Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengingatkan Sumpah Pemuda 1928 sebagai tonggak nasionalisme. Dari era agama atau primordial jadi kebangsaan hingga lahir kemerdekaan Indonesia. "Pemuda motor perjuangan. Semua ilmu dari kampus. Bagaimana memaksimalkan semua potensi dari Tuhan," katanya di hadapan para mahasiswa dan peserta daring.
Tunduk pada Pancasila, Tangkal Radikalisme di Kampus

Ia mengandaikan Pancasila sebagai Lailatul Qadar, sebagai mukjizat bangsa Indonesia setelah Sumpah Pemuda yang telah merintis persatuan. "Mengapa kita harus tunduk pada Pancasila? Salah satunya konsensus seluruh unsur mendirikan negara dengan musyawarah mufakat," ujar Yudian.

Sementara itu Wakil Rektor Unair Bambang Sektiari Lukiswanto mengenang Reformasi 1998. Menurutnya, perjuangan bangsa Indonesia untuk lebih demokratis telah berhasil. Sayangnya setelah itu demokratisasi cenderung menjurus liberalisasi. "Pancasila seakan-akan dilangitkan. Bertahun-tahun dipelajari jadi seolah terhapuskan," ucap Bambang.

Ia mengingatkan Pancasila adalah final perjuangan. Semangat ini penting memasuki revolusi industri 4.0 yang serba digitalisasi. "Pembumian Pancasila bagi civitas akademika sebagai agent of change sangat fundamental. Agar radikalisme sempit tidak tumbuh di kampus," katanya.

Peran penting Pancasila juga diamini Presiden BEM FISIP Unair Yoga Haryo Prayogo. Menurutnya Pancasila bukan hanya untuk kesejahteraan dan keberadaban, juga sebagai penangkal ekstrimisme.
Tunduk pada Pancasila, Tangkal Radikalisme di Kampus

Direktur Pengendalian BPIP Mukhammad Fahrurozi juga menyoroti intoleransi dan radikalisme. Dia menilai pintu masuk kedua fenomena negatif itu bukan hanya datang dari kalangan kurang mampu. Justru di kalangan mapan ekonomi dan terdidik. Aparatur, politisi juga ikut terpapar.

Sebagai solusi, kata Fahrurozi, perlu diperbanyak kegiatan yang menyasar milenial. Lewat media musik, olahraga, kuliner, film. "Secara periodik, teratur memberikan kuliah wawasan Pancasila. Kami di BPIP menggeliatkan produk-produk yang menjadi minat pemuda," ujarnya.

Dalam acara ini juga dilakukan Deklarasi Kader Inti Pancasila. Butir-butir penting dibacakan lantang oleh beberapa perwakilan mahasiswa Unair. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Terhubung dengan Radikalisme,...
Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi...
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi Peduli Kondusifitas dan Tolak Keras Radikalisme
Rekomendasi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ruben Onsu Gugat Hak...
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Tiga Anak, Nama Betrand Peto Ikut Dicantumkan
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
Berita Terkini
JPU Sebut Perbuatan...
JPU Sebut Perbuatan Dokter Tifa Membuat Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Peradi Profesional Sebut...
Peradi Profesional Sebut Peran Penting Advokat Menjaga Kualitas Sistem Peradilan
Kejagung Ungkap Kolonel...
Kejagung Ungkap Kolonel CPL BU Diduga Terlibat Kasus Tata Kelola MBG
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved