Satgas Antisipasi Kepulangan 25.000 Lebih Pekerja Migran

Minggu, 02 Mei 2021 - 20:55 WIB
loading...
Satgas Antisipasi Kepulangan...
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengingatkan kepada seluruh daerah untuk mengantisipasi kepulangan para pekerja migran yang kembali ke Tanah Air. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengingatkan kepada seluruh daerah untuk mengantisipasi kepulangan para pekerja migran yang kembali ke Tanah Air. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya potensi transmisi penularan Covid-19.

"Perlu kita cermati lagi adalah kedatangan selama 1 bulan terakhir, karena beberapa pekerja migran kita ini telah melakukan telah diputus kontraknya, telah di-PHK, dan telah berakhir ikatan kontrak. Tolong ini diperhatikan," kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual, Minggu (2/5/2021).

Dari data Satgas, total pekerja migran yang kontrak kerjanya telah berakhir pada Mei 2021 sebanyak 25.467 orang. Provinsi tujuan pekerja migran paling banyak yakni Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Baca juga: Satgas COVID-19 Tegaskan Mudik Lokal Dilarang!

"Beberapa daerah yang akan menerima kepulangan tenaga pekerja migran kita. Oleh karenanya mohon berkenan kepada seluruh pejabat terkait untuk mempersiapkan diri, untuk mencari informasi baik dari Konjen dari berbagai negara, termasuk juga dari instansi yang berwenang lainnya," kata Doni.

Oleh karena itu, Doni meminta agar seluruh instansi berada pada satu komando mengantisipasi kedatangan para pekerja migran ini.

"Kemudian mencermati ini, kami berharap seluruh pintu masuk kedatangan pekerja migran Indonesia dari beberapa negara ke bandara, ke pelabuhan laut, dan juga perbatasan darat, mohon daerah melakukan integrasi seluruh instansi yang ada, agar berada pada satu komando, agar mudah melakukan kontrol, agar mudah mencarikan solusi apabila ada kendala di lapangan".

Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 4.394, DKI Jakarta Tertinggi

"Sekali lagi integrasi instansi yang ada baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus dilakukan dengan semaksimal mungkin. Terima kasih juga kepada Mabes TNI dan Mabes Polri yang telah menugaskan jajaran TNI dan Polri untuk membantu pemerintah dalam melakukan program karantina terhadap pekerja migran kita termasuk warga negara asing," kata Doni.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Kolaborasi UICI-KP2MI...
Kolaborasi UICI-KP2MI Tingkatkan Kualitas SDM Pekerja Migran
Prabowo Puji Aksi Heroik...
Prabowo Puji Aksi Heroik Sugianto Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Korsel
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Kisah Deni Maulana,...
Kisah Deni Maulana, Anak PMI Yordania yang Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 217 PMI dari Depot Imigrasi ke Tanah Air
Rekomendasi
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Berita Terkini
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved