30 Tahun Mengabdi, Petugas Lapas di Ujung Utara Indonesia Ini Dapat Surat dari Menkumham
Kamis, 29 April 2021 - 02:19 WIB
loading...
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) , Yasonna H Laoly mengirim sepucuk surat kepada salah satu petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Talaud, Sulawesi Utara, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasinya selama 30 tahun.
“Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57, saya mengirim surat kepada salah seorang petugas pemasyarakatan di paling ujung Utara Indonesia atas pengabdiannya dan dedikasinya selama 30 tahun,” tulis Yasonna lewat akun media sosial pribadinya, Rabu (28/4/2021).
Yasonna memilih Kasubsi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Lirung, Kabupaten Talaud, Sulut, Marthen P Bee sebagai perwakilan petugas Lapas, khususnya di daerah-daerah terluar Indonesia.
Baca juga: Cerita Yasonna Laoly Jadi Loper Koran untuk Penuhi Kebutuhan Hidup
“Saya memilih Sdr Marthen P Bee, Kasubsi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Lirung, Kabupaten Talaud, Sulut, sebagai perwakilan para petugas pemasyarakatan di Indonesia, secara khusus di daerah-daerah terluar Indonesia,” katanya.
Yasonna pun menceritakan betapa sulitnya mengirimkan surat kepada Marthen P Bee di Talaud. “Untuk menjangkau Lapas Kelas III Lirung ternyata tidak lah mudah, karena jadwal penerbangan Manado-Talaud hanya 2 (dua) kali seminggu, dan jika pesawat cancelled, opsi berikutnya adalah naik Fery mengarungi lautan selama 12 jam,” tulisnya.
“Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57, saya mengirim surat kepada salah seorang petugas pemasyarakatan di paling ujung Utara Indonesia atas pengabdiannya dan dedikasinya selama 30 tahun,” tulis Yasonna lewat akun media sosial pribadinya, Rabu (28/4/2021).
Yasonna memilih Kasubsi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Lirung, Kabupaten Talaud, Sulut, Marthen P Bee sebagai perwakilan petugas Lapas, khususnya di daerah-daerah terluar Indonesia.
Baca juga: Cerita Yasonna Laoly Jadi Loper Koran untuk Penuhi Kebutuhan Hidup
“Saya memilih Sdr Marthen P Bee, Kasubsi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Lirung, Kabupaten Talaud, Sulut, sebagai perwakilan para petugas pemasyarakatan di Indonesia, secara khusus di daerah-daerah terluar Indonesia,” katanya.
Yasonna pun menceritakan betapa sulitnya mengirimkan surat kepada Marthen P Bee di Talaud. “Untuk menjangkau Lapas Kelas III Lirung ternyata tidak lah mudah, karena jadwal penerbangan Manado-Talaud hanya 2 (dua) kali seminggu, dan jika pesawat cancelled, opsi berikutnya adalah naik Fery mengarungi lautan selama 12 jam,” tulisnya.
Lihat Juga :