Profil Indriyanto, Bakal Dilantik Jokowi Jadi Dewas KPK Pengganti Artidjo
Rabu, 28 April 2021 - 10:44 WIB
loading...
Indriyanto Seno Adji, akademisi dan pengacara yang kini menjadi Guru Besar Universitas Krisnadwipayana ditunjuk sebagai Anggota Dewas KPK yang baru. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indriyanto Seno Adji, akademisi dan pengacara yang kini menjadi Guru Besar Universitas Krisnadwipayana ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru menggantikan posisi Artidjo Alkotsar yang telah meninggal dunia.
Baca juga: Hari Ini Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet?
Seno Adji rencananya akan dilantik Presiden Jokowi bersamaan dengan pelantikan Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/2021).
Dari penelurusan, Indriyanto Seno Adji tercatat pernah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Plt. Pimpinan KPK pada 18 Februari 2018 bersama Taufiequrrachman Ruki dan Johan Budi SP. Pria kelahiran Jakarta, 11 November 1957 itu juga tercatat menjadi Guru Besar Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan Agung RI.
Baca juga: Besok Hari Rabu, Isu Jokowi Umumkan Reshuffle Kembali Menguat
Putra dari Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 1974-1982, Oemar Seno Adji juga termasuk dalam 15 calon Hakim Mahkamah Konstitusi yang diajukan panitia seleksi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 2008 silam. Indriyanto sempat meneruskan kantor advokat milik ayahnya tersebut.
Dari rekam jejak sebagai advokat, lulusan Hukum Universitas Indonesia ini ternyata tercatat pernah menjadi Pengacara atau kuasa Hukum dari Presiden kedua RI, Soeharto saat mantan pemimpin Orde Baru itu melawan Majalah Time. Saat itu, Indriyanto tak sendirian, ia menjadi pembela mendiang Presiden Soeharto bersama Juan Felix Tampubolon, OC Kaligis, Mohamad Assegaf, dan Denny Kailimang.
Kini Indriyanto akan kembali ke Kantor lamanya di bidang hukum pemberantasan korupsi yakni KPK. Tapi kali ini, Indriyanto ditugasi menjadi Dewas KPK untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Artidjo Alkostar wafat beberapa waktu lalu.
Baca juga: Hari Ini Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet?
Seno Adji rencananya akan dilantik Presiden Jokowi bersamaan dengan pelantikan Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4/2021).
Dari penelurusan, Indriyanto Seno Adji tercatat pernah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Plt. Pimpinan KPK pada 18 Februari 2018 bersama Taufiequrrachman Ruki dan Johan Budi SP. Pria kelahiran Jakarta, 11 November 1957 itu juga tercatat menjadi Guru Besar Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan Agung RI.
Baca juga: Besok Hari Rabu, Isu Jokowi Umumkan Reshuffle Kembali Menguat
Putra dari Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 1974-1982, Oemar Seno Adji juga termasuk dalam 15 calon Hakim Mahkamah Konstitusi yang diajukan panitia seleksi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 2008 silam. Indriyanto sempat meneruskan kantor advokat milik ayahnya tersebut.
Dari rekam jejak sebagai advokat, lulusan Hukum Universitas Indonesia ini ternyata tercatat pernah menjadi Pengacara atau kuasa Hukum dari Presiden kedua RI, Soeharto saat mantan pemimpin Orde Baru itu melawan Majalah Time. Saat itu, Indriyanto tak sendirian, ia menjadi pembela mendiang Presiden Soeharto bersama Juan Felix Tampubolon, OC Kaligis, Mohamad Assegaf, dan Denny Kailimang.
Kini Indriyanto akan kembali ke Kantor lamanya di bidang hukum pemberantasan korupsi yakni KPK. Tapi kali ini, Indriyanto ditugasi menjadi Dewas KPK untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Artidjo Alkostar wafat beberapa waktu lalu.
(maf)