Klaim Berhasil Atasi Kudeta dan Pengambilalihan Demokrat, AHY Sebut 3 Faktor
Selasa, 27 April 2021 - 09:38 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap tiga faktor kesuksesan Partai Demokrat dalam menghadapi GPK-PD, beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap tiga faktor utama kunci kesuksesan Partai Demokrat dalam menghadapi Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD), beberapa waktu lalu.
Baca juga: Soal Laporan 3 DPC Peserta KLB, Ini Tanggapan Tim Hukum Demokrat Kubu Moeldoko
Pertama, AHY mengatakan, kecepatan bertindak dengan melakukan deteksi dan antisipasi menjadi faktor pertama. "Karena pesan singkat (dari para kader) yang dikirimkan kepada saya, itu melengkapi betul apa yang sedang kita investigasi," ujar AHY menilik balik kronologi penanganan GPK-PD dalam keterangannya kepada media, Selasa (27/4/2021).
Baca juga: AHY Ajak Seluruh Kader Demokrat dan Masyarakat Doakan Keselamatan Awak KRI Nanggala 402
Kedua, AHY melanjutkan, keberanian. Dengan keberaniannya menyampaikannya kepada publik pada tanggal 1 Februari lalu, di mana membongkar upaya GPK-PD tersebut melalui konferensi pers, termasuk mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi karena adanya pencatutan nama Presiden. Langkah ini juga lah yang membuat perubahan atau pun membuat ceritanya menjadi berbeda.
Baca juga: Soal Laporan 3 DPC Peserta KLB, Ini Tanggapan Tim Hukum Demokrat Kubu Moeldoko
Pertama, AHY mengatakan, kecepatan bertindak dengan melakukan deteksi dan antisipasi menjadi faktor pertama. "Karena pesan singkat (dari para kader) yang dikirimkan kepada saya, itu melengkapi betul apa yang sedang kita investigasi," ujar AHY menilik balik kronologi penanganan GPK-PD dalam keterangannya kepada media, Selasa (27/4/2021).
Baca juga: AHY Ajak Seluruh Kader Demokrat dan Masyarakat Doakan Keselamatan Awak KRI Nanggala 402
Kedua, AHY melanjutkan, keberanian. Dengan keberaniannya menyampaikannya kepada publik pada tanggal 1 Februari lalu, di mana membongkar upaya GPK-PD tersebut melalui konferensi pers, termasuk mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi karena adanya pencatutan nama Presiden. Langkah ini juga lah yang membuat perubahan atau pun membuat ceritanya menjadi berbeda.
Lihat Juga :