MPR: KKB Jelas Separatis dan Ancaman Serius NKRI, Pemerintah Harus Tegas

Selasa, 27 April 2021 - 06:09 WIB
loading...
MPR: KKB Jelas Separatis...
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyampaikan duka cita atas gugurnya Kabinda Papua Brigjen TNI Putu I Gusti Putu Danny Nugraha akibat ditembak KKB di Papua. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu I Gusti Putu Danny Nugraha akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua saat kontak senjata dengan dengan mereka dan terkena tembakan di bagian kepala.

Baca juga: Pemakaman Kabinda Papua Mayjen TNI Anumerta IGP Danny Karya Nugraha Tertutup untuk Umum

Menurut Basarah, gugurnya Kabinda ini merupakan bukti bahwa kelompok separatis yang ingin memisahkan Papua dari NKRI ini merupakan permasalahan yang serius.

"Peristiwa gugurnya Kabinda Papua memberikan gambaran lebih jelas bangsa Indonesia, bahwa KKB, saya lebih suka kelompok separatis yang ingin memisahkan Papua dari NKRI itu memang betul-betul satu ancaman sangat serius bagi keutuhan dan integrasi seluruh wilayah NKRI," kata Basarah kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Pangdam Jaya Bertindak Sebagai Irup Penerimaan Jenazah Kabinda Papua

Oleh karena itu kata politikus PDIP ini, jangan sampai gugurnya Brihjen Papua itu tidak memberikan pembelajaran bagi semua aparatur negara untuk bekerja secara terstruktur, sistematis dan masif dalam menanggulangi kelompok-kelompok sparatisme di Papua.

"Saya kira ketegasan dan sinergitas, seluruh jajaran pemerintah baik TNI, Polri dan Kemendagri dan semua jajaran terkait harus dikonsolidasi dan pemerintah lebih solid dan kompak cara penanganannya," ujarnya.

Adapun pendekatan yang dilakukan menurut Basarah, yang dituntut oleh masyarakat atau saudara-saudara di Papua sebenernya sama dengan permintaan saudara-saudara di daerah lain, yang mayoritas daerahmya masih tertinggal dibandingkan provinsi/kabupaten lain, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

"Pendekatan kesejahteraan bagi saudara kita di Papua jadi sebuah keniscayaan, oleh karena itu gelontoran anggaran dari pemerintah pusat ke pemda Papua itu memang harus lebih efektif dikelola aparatur terkait. Mulai dari pemprov, pemkab dan jajarannya," papar Basarah.

Oleh karena itu, Basarah menegaskan, pendekatan untuk menyelesaikan masalah KKB di Papua ini tidak hanya pendekatan keamanan (security approach), tapi juga pendekatan kesejahteraan, kebudayaan dan lain-lainnya.

"Jadi pendekatannya tidak semata-mata security approach, pendekatan keamanan tapi dia harus kombinasi dgn pendekatan kesejahteraan kebudayaan dan hal lain. Saudara kita di Papua bahwa mereka itu ditakdirkan sejak Hindia-Belanda adalah bagian dari wilayah NKRI," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Momen Prabowo Cek Cockpit...
Momen Prabowo Cek Cockpit Jet Tempur Rafale Buatan Prancis
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Rekomendasi
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Menghormati Putusan,...
Menghormati Putusan, Mengawal Keadilan: Membaca Kasus Andrie Yunus dari Perspektif Hukum, Politik, dan Militer
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved