3.640 Konten SARA Dihapus, 54 di Antaranya Konten Milik Jozeph Paul Zhang

Senin, 26 April 2021 - 16:27 WIB
loading...
3.640 Konten SARA Dihapus,...
Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi menyatakan akan menindak tegas kepada para pelaku yang mencoba menyebarkan konten bermuatan unsur SARA di media sosial. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ), Dedy Permadi menyatakan akan menindak tegas kepada para pelaku yang mencoba menyebarkan konten bermuatan unsur SARA di media sosial.

Dedy menyampaikan bahwa saat ini tindak tegas yang telah dilakukan adalah berupa pemutusan akses (take down) kepada akun para pelaku. Sejak tahun 2018 silam, kata dia, ribuan konten telah ditindak tegas Kominfo. Baca juga: Ekstradisi Jozeph Paul Zhang, Bareskrim Koordinasi dengan Kemenkumham

"Dari tahun 2018 hingga 26 April 2021 atau hari ini, Kominfo telah melakukan pemutusan akses atau take down terhadap 3.640 konten yang menimbulkan perbencian atau permusuhan berdasarkan SARA," ujar Dedy dalam jumpa persnya secara virtual, Senin (26/4/2021).

Dari jumlah tersebut, kata dia, ada puluhan konten milik Jozeph Paul Zhang, tersangka penondaan agama yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat. Diketahui, dalam postingannya, Jozeph mengaku sebagai nabi ke-26.

"Dari 3.640 konten tersebut, 54 konten di antaranya adalah konten pertama kali diunggah oleh Jozeph Paul Zhang," kata dia.

Bareskrim Polri telah menetapkan Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penodaan agama lantaran mengaku sebagai nabi ke-26. Baca juga: Surat Permohonan Red Notice Jozeph Paul Zhang Sudah Dikirim ke Interpol

Jozeph disangka melanggar pasal penyebaran informasi bermuatan rasa kebencian berdasarkan SARA sesuai dalam Pasal 28 ayat (2) Undang-undang ITE. Kemudian dengan pasal penodaan agama sebagaimana termaktub dalam Pasal 156a KUHP.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Davina Karamoy Ucapkan...
Davina Karamoy Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Ardhito Pramono, Netizen Baper
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved