SBY Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya 53 Prajurit KRI Nanggala
Senin, 26 April 2021 - 10:29 WIB
loading...
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya 53 prajurit KRI Nanggala 402. SBY pun mendoakan para keluarga prajurit tersebut.
"Sbg sesama prajurit, saya amat tahu bahwa siapa pun yg mengabdi di dunia militer mesti siap sumbangkan jiwa & raganya kpd negara tercinta. Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yg mendalam & "great loss" bagi TNI & kita semua. *SBY*," demikian dikutip dari akun Twitter @SBYudhoyono, Senin (26/4/2021).
Baca juga: Berduka, KH Cholil Nafis Siap Beri Beasiswa untuk Anak Awak KRI Nanggala 402
SBY mengatakan, prajurit yang bertugas di satuan kapal selam miliki risiko, tekanan psikologis, dan 'kesunyian' yang tinggi. "Tahun 1998, saya berada dlm kapal selam, bergerak di dlm laut (1 jam). Bisa dibayangkan jika "menyelam" berbulan-bulan. Mari beri hormat kpd tentara kebanggaan kita itu. *SBY*."
Baca juga: Kirka Harus Jadi Pertimbangan Utama Layak Tidaknya KRI Nanggala Sebelum Bertugas
Di bagian akhir, SBY mendoakan para keluarga prajurit tersebut. "Semoga keluarga yg ditinggalkan tabah, sabar & tawakal menerima ujian yg maha berat ini. Selamat jalan Kolonel Harry Setiawan, Letkol Heri Oktavian & para pahlawan Hiu Kencana lainnya. Semoga semuanya hidup tenang & bahagia di sisi Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa. *SBY*."
"Sbg sesama prajurit, saya amat tahu bahwa siapa pun yg mengabdi di dunia militer mesti siap sumbangkan jiwa & raganya kpd negara tercinta. Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yg mendalam & "great loss" bagi TNI & kita semua. *SBY*," demikian dikutip dari akun Twitter @SBYudhoyono, Senin (26/4/2021).
Baca juga: Berduka, KH Cholil Nafis Siap Beri Beasiswa untuk Anak Awak KRI Nanggala 402
SBY mengatakan, prajurit yang bertugas di satuan kapal selam miliki risiko, tekanan psikologis, dan 'kesunyian' yang tinggi. "Tahun 1998, saya berada dlm kapal selam, bergerak di dlm laut (1 jam). Bisa dibayangkan jika "menyelam" berbulan-bulan. Mari beri hormat kpd tentara kebanggaan kita itu. *SBY*."
Baca juga: Kirka Harus Jadi Pertimbangan Utama Layak Tidaknya KRI Nanggala Sebelum Bertugas
Di bagian akhir, SBY mendoakan para keluarga prajurit tersebut. "Semoga keluarga yg ditinggalkan tabah, sabar & tawakal menerima ujian yg maha berat ini. Selamat jalan Kolonel Harry Setiawan, Letkol Heri Oktavian & para pahlawan Hiu Kencana lainnya. Semoga semuanya hidup tenang & bahagia di sisi Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa. *SBY*."
(zik)
Lihat Juga :