Satgas Covid-19: Yang Terjadi di India Sebagian Sudah Terjadi di Indonesia
Senin, 26 April 2021 - 10:10 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kasus Covid-19 di India saat ini tidak terbendung, bahkan banyak yang menyebut terjadi 'tsunami Covid-19' di sana. Salah satu penyebabnya adalah lengah karena merasa aman setelah vaksinasi Covid-19 .
Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Covid-19 Hery Trianto pun mengingatkan agar masyarakat tetap hati-hati jangan sampai terjadi euforia vaksinasi Covid-19. "Jadi euforia vaksin ini memang dari awal kami sangat mengkhawatirkan karena orang berharap bahwa yang sudah divaksin bisa aman, kan," ungkapnya dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).
Bahkan, kata Hery, saat ini kepercayaan diri masyarakat setelah vaksinasi sangat tinggi seperti halnya di India. "Dan ini apa yang terjadi di India sebagian juga sudah terjadi di Indonesia," katanya.
Baca juga: Tambahan Kasus di India, Total 4.384 WNI Covid-19 di Luar Negeri
Hery mengungkapkan hal ini terlihat saat ini mobilitas masyarakat di Indonesia mengalami eskalasi kenaikan terutama terjadi pada akhir pekan. Khususnya di pusat perbelanjaan hampir di seluruh provinsi di Indonesia. "Ini yang memang harus kita waspadai. Umumnya ini terjadi di akhir pekan," kata Hery.
Hery pun mengatakan bahwa kenaikan ini mulai terlihat sejak pekan kedua bulan Maret. Kata Hery, aktivitas masyarakat kemudian mulai dibatasi setelah adanya aturan pembatasan masyarakat. Namun begitu, Hery mengatakan bahwa saat ini masih terjadi kenaikan.
Baca juga: 'Tsunami' COVID India: "Tuhan Tolong Kami, Tuhan Tolong India"
Selain di pusat perbelanjaan, Hery mengatakan mobilitas masyarakat antardaerah juga sudah mulai meningkat. Hal ini seiring dengan kebijakan larangan mudik oleh pemerintah. Sehingga, masyarakat memutuskan untuk melaksanakan mudik lebih awal. "Selain di pusat perbelanjaan, mobilitas masyarakat juga semakin meningkat di antardaerah. Ini dua-duanya memang sudah terjadi."
Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Covid-19 Hery Trianto pun mengingatkan agar masyarakat tetap hati-hati jangan sampai terjadi euforia vaksinasi Covid-19. "Jadi euforia vaksin ini memang dari awal kami sangat mengkhawatirkan karena orang berharap bahwa yang sudah divaksin bisa aman, kan," ungkapnya dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).
Bahkan, kata Hery, saat ini kepercayaan diri masyarakat setelah vaksinasi sangat tinggi seperti halnya di India. "Dan ini apa yang terjadi di India sebagian juga sudah terjadi di Indonesia," katanya.
Baca juga: Tambahan Kasus di India, Total 4.384 WNI Covid-19 di Luar Negeri
Hery mengungkapkan hal ini terlihat saat ini mobilitas masyarakat di Indonesia mengalami eskalasi kenaikan terutama terjadi pada akhir pekan. Khususnya di pusat perbelanjaan hampir di seluruh provinsi di Indonesia. "Ini yang memang harus kita waspadai. Umumnya ini terjadi di akhir pekan," kata Hery.
Hery pun mengatakan bahwa kenaikan ini mulai terlihat sejak pekan kedua bulan Maret. Kata Hery, aktivitas masyarakat kemudian mulai dibatasi setelah adanya aturan pembatasan masyarakat. Namun begitu, Hery mengatakan bahwa saat ini masih terjadi kenaikan.
Baca juga: 'Tsunami' COVID India: "Tuhan Tolong Kami, Tuhan Tolong India"
Selain di pusat perbelanjaan, Hery mengatakan mobilitas masyarakat antardaerah juga sudah mulai meningkat. Hal ini seiring dengan kebijakan larangan mudik oleh pemerintah. Sehingga, masyarakat memutuskan untuk melaksanakan mudik lebih awal. "Selain di pusat perbelanjaan, mobilitas masyarakat juga semakin meningkat di antardaerah. Ini dua-duanya memang sudah terjadi."
(zik)
Lihat Juga :