Kirka Harus Jadi Pertimbangan Utama Layak Tidaknya KRI Nanggala Sebelum Bertugas
Senin, 26 April 2021 - 09:26 WIB
loading...
A
A
A
"Kita ketahui tidak banyak Angkatan Laut yang memiliki kapal tender kapal Selam untuk operasi salvage dan/atau combat SAR. Yang penting saat ini TNI AL dapat segera menyelenggarakan konferensi pers untuk mengundang bantuan internasional," sambung perempuan yang akrab disapa Nuning itu.
Baca juga: Ketum PBNU Perintahkan Salat Gaib untuk Arwah 53 Awak KRI Nanggala 402
Lebih lanjut Nuning menilai, kejadian tenggelamnya KRI Nanggala ini harus menjadi peluit peringatan agar pemerintah mengevaluasi alutsista yang kita miliki, termasuk sistem perawatan (MRO)-nya, berikut juga kebijakan anggaran pertahanan serta penerapannya.
Di sisi lain, mantan Anggota Komisi I DPR RI itu menganggap, evaluasi lembaga pendidikan TNI juga harus dilakukan agar para perwira mendapat kesempatan menperoleh ilmu pengetahuan terkait teknologi alutsista yang mumpuni.
"Scholar Warrior (perwira/prajurit akademik) harus semakin banyak di TNI. Komandan KRI Nanggala Letkol TNI (laut) Heri Oktavian lulusan NTU Singapore dan Sesko nya di Jerman. Sedih sekali harus jadi anumerta diusia muda. Evaluasi Alutsista penting agar tak semakin banyak putra terbaik bangsa menjadi anumerta pada usia muda," ungkap Nuning.
Baca juga: Ketum PBNU Perintahkan Salat Gaib untuk Arwah 53 Awak KRI Nanggala 402
Lebih lanjut Nuning menilai, kejadian tenggelamnya KRI Nanggala ini harus menjadi peluit peringatan agar pemerintah mengevaluasi alutsista yang kita miliki, termasuk sistem perawatan (MRO)-nya, berikut juga kebijakan anggaran pertahanan serta penerapannya.
Di sisi lain, mantan Anggota Komisi I DPR RI itu menganggap, evaluasi lembaga pendidikan TNI juga harus dilakukan agar para perwira mendapat kesempatan menperoleh ilmu pengetahuan terkait teknologi alutsista yang mumpuni.
"Scholar Warrior (perwira/prajurit akademik) harus semakin banyak di TNI. Komandan KRI Nanggala Letkol TNI (laut) Heri Oktavian lulusan NTU Singapore dan Sesko nya di Jerman. Sedih sekali harus jadi anumerta diusia muda. Evaluasi Alutsista penting agar tak semakin banyak putra terbaik bangsa menjadi anumerta pada usia muda," ungkap Nuning.
Lihat Juga :